Breaking News:

Gubernur Bangka Belitung Serahkan Dana Hibah Rp240 Juta kepada Pihak Gereja HKBP

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp240 juta kepada Gereja HKBP Pangkalpinang dan Rp75

Penulis: iklan bangkapos | Editor: Fery Laskari
Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) saat menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp240 juta kepada Gereja HKBP Pangkalpinang dan Rp75 juta secara simbolis kepada PGIW Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Pia Pangkalpinang, Rabu (17/11/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp240 juta kepada Gereja HKBP Pangkalpinang dan Rp75 juta kepada PGIW Kepulauan Bangka Belitung. Bantuan ini diserahkan secara simbolis usai membuka Kegiatan Sinode HKBP Distrik XV Sumbagsel Rencana Program dan Anggaran Tahun 2022 di Hotel Pia Pangkalpinang, Rabu (17/11/2021).

Dalam sambutannya, Erzaldi menyambut baik dan mendukung program kegiatan pelayanan Umat Kristen di Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya sangat berterima kasih Sinode HKBP Distrik XV Sumbagsel dilaksanakan di Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan pelayanan umat akan berjalan dengan baik apabila dilakukan berdasarkan program yang telah disusun dengan melihat aspek kebutuhan umat," ujarnya di hadapan Pendeta Gereja HKBP dari seluruh Sumbagsel.

Melalui Tema Sehati Sepikir dalam Satu Kasih, Satu Jiwa dan Satu Tujuan, orang nomor satu di Babel ini mengatakan, pelayanan hendaknya datang dari hati yang tulus dan ikhlas.

"Tanpa kebersamaan, apa pun rencana yang kita buat tidak akan memiliki arti. Kebersamaan ini lahir dari hati ynag tulus dan ikhlas untuk melayani umat. Inilah yang menjadi kunci untuk memberikan pelayan ynag terbaik bagi umat," ujarnya memotivasi agar peserta sinode dapat melayani dengan tulus dan ikhlas.

"Dalam forum ini, saya ingin mengajak supaya forum ini menjadi wadah untuk menjadikan umat Kristen yang kuat serta kehadiran Gereja HKBP dan Sinode dapat betul-betul dipercayakan untuk melayani umat sehingga pelayanan ini semakin berkembang," tambahnya.

Dikatakannya pelayanan dan pemberdayaan umat sudah menjadi tugas yang hendaknya dapat menghilangkan ego sektoral.

"Hilangkan ego sektoral karena keadilan atau pemerataan itu hanya ada di hati. Tidak akan ada kesepakatan jika kita masih mengedepankan ego," ujarnya lagi.

"Tapi saya yakin dan percaya, Bapak/Ibu Pendeta yang hadir di sini mempunyai hati yang lebih. Hati yang dipersembahkan untuk masyarakat dan umat serta hati yang dipersembahkan untuk melakukan tugas pelayanan dari Tuhan," tambahnya.

Ia berharap semoga pendeta selalu bersemangat dan selalu menjadi tumpuan umat. "Kehadiran pendeta hendaknya selalu dekat dan menjadi need (kebutuhan) bagi umat. Maka melalui pertemuan ini kita rumuskan "kesehatian" pelayanan bagi umat di mana pun berada," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved