Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Kejari Basel Selamatkan Kerugian Negara Senilai Rp300 Juta, Terkait Perkara Dua Terpidana Tipikor  

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil menyelamatkan kerugian negara senilai Rp300 juta hingga November 2021. Kepala Keja

Penulis: Yuranda | Editor: Fery Laskari
istimewa
Kasi Pidsus Kejari Basel Zulkarnain Harahap (pegang kertas putih) didampingi Jaksa Fungsional Muhammad Ansyar, di ruang kerjanya Kejari Basel, Senin (15/11/2021). (Istimewa) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) berhasil menyelamatkan kerugian negara senilai Rp300 juta hingga November 2021. Kepala Kejari Bangka Selatan, Mayasari melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Zulkarnain Harahap mengatakan dana Rp300 juta yang berhasil disematkan itu dari dua perkara tindakan pidana korupsi (Tipikor).

Dua perkara yang ditangani Kejari Bangka Selatan dari Januari hingga November 2021. Di Bulan Januari 2021 lalu, perkara yang ditangani yakni perkara terpidana inisial T yang menyetor uang denda pidana sebesar Rp200 juta yang disetorkan pada Januari 2021 lalu.

"Untuk terpidana berinisial T yang telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp200 juta pada bulan Januari tahun 2021 lalu itu, merupakan terpidana kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes)," kata Zulkarnain, Rabu (17/11/2021).

Yang terbaru kata Zulkarnain, pihaknya berhasil menyelamatkan kerugian negera senilai Rp100 juta, di antara total kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp475.660.735 dari terpidana kasus makan dan minum di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Tahun Anggaran 2017 berinisial S.

"Untuk sementara penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang kita terima dari Januari hingga November ini sebesar Rp300 juta dari dua perkara," ujar dia.

Ia menyatakan, pengembalian kerugian negara tidak berhenti sampai di sini saja. Untuk itu, pihaknya akan terus mengupayakan (potensi) kerugian negara lainnya yang bisa diselamatkan.

"Sesuai dengan petunjuk dari Ibu Kajari, kita tetap upayakan (potensi) kerugian negara lainnya yang bisa kami selamatkan. Mungkin ada lagi pada bulan Desember nanti," kata dia. (Bangkapos.com/Yuranda) 

 

 
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved