Breaking News:

Berita Sungailiat

Kelompok Masyarakat Lingkungan Nelayan 2 Audiensi dengan PT Timah dan CV TIN

Maksud kedatangan tersebut untuk mengadakan rapat dan audiensi terkait operasi Ponton Isap Produksi (PIP) milik CV. TIN yang berada di Muara Tengkorak

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: khamelia
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
PT Timah, CV TIN saat melakukan audiensi dengan kelompok nelayan dari lingkungan nelayan 2 Sungailiat, Kamis (18/11/2021) sore di Ruang Rapat pengawasan tambang & pengangkutan Bangka Induk Sungailiat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor pengawasan tambang & pengangkutan milik PT. Timah yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Sungailiat didatangi oleh sejumlah perwakilan kelompok nelayan kolek-kolek dari lingkungan Nelayan 2, Kamis (18/11/2021).

Maksud kedatangan tersebut untuk mengadakan rapat dan audiensi terkait operasi Ponton Isap Produksi (PIP) milik CV. TIN yang berada di Muara Tengkorak, Sungailiat.

Dalam kesempatan tersebut, kelompok masyarakat lingkungan nelayan 2 menyampaikan bahwa pihaknya mempertanyakan kejelasan titik kordinat operasional PIP tersebut.

Pame (47), salah seorang nelayan kolek-kolek dari nelayan 2 menyebutkan bahwa pihak CV. TIN melanggar kesepakatan operasional PIP dari radius 50 derajat.

"Jadi berdasarkan kesepakatan antara CV. TIN dengan perangkat-perangkat desa di lingkungan nelayan 2 bahwa ponton-ponton tersebut bisa bekerja di luar 50 derajat dari bibir pantai muara tengkorak," jelas Pame.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar PIP yang bekerja dari batas tersebut agar bergeser dari batas pelampung yang telah disepakati sebelumnya.

"Sekarang ponton yang ada berposisi 47 derajat dari bibir pantai," ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa PIP-PIP tersebut sempat beberapa kali melakukan pekerjaan di malam hari.

Dengan demikian, pihaknya menuntut agar PIP bekerja sesuai dengan batas yang telah disepakati sebelumnya, yakni di atas 50 derajat dari bibir pantai serta meminta agar tidak ada PIP yang beroperasional di malam hari.

Selanjutnya, pihaknya juga tidak menginginkan agar PT. Timah mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada CV lainnya yang bekerja di kawasan Muara Tengkorak, Sungailiat.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved