Breaking News:

Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Salurkan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Kuliah kerja nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat setingkat desa. Demi

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Bangka Belitung
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel saat membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Desa Keretak Atas, Rabu (17/11) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kuliah kerja nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat setingkat desa, demi mewujudkan tri dharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian.

Kali ini, Rabu, (17/11/2021), Mahasiswa KKN Desa Keretak Atas Kelompok 19 IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung (Babel) melaksanakan pembagian Sembako untuk 10 orang Desa Keretak Atas.

Pembagian ditujukan kepada sepuluh RT. Sistem pembagian Sembako memakai sistem perwakilan, satu RT dipilih satu orang untuk mendapat Sembako.

Dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, dibutuhkan rasa empati dan kepedulian antar sesama untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak perekonomiannya, Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa KKN IAIN SAS Bangka Belitung.

Iqrom Faldiansyah, MA, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga senantiasa memberikan dukungan penuh atas terlaksananya program kerja ini dan ikut merasa senang atas kreativitas yang dilakukan oleh mahasiswanya. 

Sebelumnya mahasiswa KKN kelompok 19 Desa Keretak sudah melakukan lomba islami untuk anak-anak desa Keretak Atas. Ia sangat merespon apa yang dilakukan mahasiswa binaannya tersebut.

Aksi kemanusiaan yang dilaksanakan  mahasiswa yang berkolaborasi dengan Perangkat Desa Keretak Atas setidaknya dapat membangun karakter mahasiswa dalam menumbuhkan sikap peduli sesama, sehingga mereka lebih bijak dalam berpikir dan bertindak ke depannya. 

Program selanjutnya ditujukan langsung ke masyarakat. “Dengan adanya pembagian Sembako, program yang disusun menjadi berimbang. Seluruh lapisan masyarakat tersentuh, mulai dari anak-anak maupun orang tua,” kata Iqrom.

Pembagian dilakukan sore hari. Perwakilan mahasiswa mengantar Sembako langsung ke rumah warga. Sebelum pergi meninggalkan desa setelah Program KKN ini, mahasiswa ingin meninggalkan kesan baik terhadap warga desa. 

Solihin, warga setempat mengatakan, harapannya, rasa persaudaraan dan silaturahmi di antara mahasiswa KKN dan masyarakat  semakin kuat. 

Sementara itu pembagian Sembako adalah bentuk pedulian, yang harapannya bisa sedikit membantu. Bahagia warga salah satu sumber kesenangan kami. Semoga pembagian Sembako ini berarti bagi masyarakat, sehingga dapat membantu,” kata Solihin.

Rom Kadir, satu di antara penerima bantuan Sembako menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKN. Menurutnya, kebersamaan, rasa peduli terhadap sesama serta berbaur dengan masyarakat. 

Pembagian Sembako adalah bentuk nyata kepedulian. “Terima kasih atas pengabdiannya di Desa Keretak Atas. Semoga tali silahturahmi kita tidak terputus. Saat bertemu di luar atau dimanapun, jangan lupa saling bertegur sapa. Semoga KKN IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung lebih baik lagi,” ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved