Rumah Sakit Ini Ketat Soal Prokes Covid-19 pada Pasien
mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan (5M) tidak hanya menjadi slogan
Penulis: Edy Yusmanto |
BANGKAPOS.COM - Kebersihan itu memang penting dan menjadi faktor paling utama dalam hal menjaga kesehatan tubuh.
Apalagi di tengah situasi pandemi virus covid-19 yang masih belum usai.
Kabar soal penurunan kasus pasien terkonfirmasi positif corona menjadi informasi yang membangkitkan semangat masyarakat untuk fokus menjalankan aktivitas.
Namun di sisi lain hendaknya informasi ini tidak kemudian menjadikan diri lengah dan abai pada protokol kesehatan (prokes).
Kepatuhan menjalankan standar kesehatan yang sudah ditetapkan di tengah wabah ini adalah sebuah keharusan.
Setidaknya mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan (5M) tidak hanya menjadi slogan melainkan diterapkan dalam aktivitas sehari.
Seperti yang dilakukan dokter satu ini. Dia adalah dr Vania Vashti Lasrindy SpKK.
Bertugas di RS Siloam Pangkalpinang membuatnya benar-benar tak ingin lengah dalam prokes covid-19.
"Di rumah sakit tidak boleh masuk jika tak patuh pada prokes. Bahkan dalam tindakan medis kami tidak pernah melupakan prokes. Semua itu wajib dan diatur jelas dalam manajemen rumah sakit," kata Vania usai menjadi bintang tamu dalam program Bincang Sehat bangkapos.com, Kamis (18/11/2021).
Di lingkungan rumah sakit kata Vania bukan cuma soal memakai masker.
Berbagai hal soal standar kesehatan terus dipelototi. Mulai dari pintu masuk rumah sakit sudah dipertegas dengan penyediaan alat cuci tangan atau handsanitizer, pengukur suhu tubuh hingga tak diperkenankan untuk terlalu dekat satu sama lain.
"Memang ketat. Kita tidak mau ambil resiko. Jika pasien ada yang datang tanpa masker dan tidak mematuhi prokes maka tidak diperkenankan masuk dan mendapatkan pelayanan medis," papar Vania.
Sejak awal pihak manajemen rumah sakit menegaskan kepada siapapun termasuk dokter, tenaga medis, pasien bahkan karyawan untuk mematuhi prokes.
Semua itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua orang di lingkungan rumah sakit.
"Saya pribadi baru buka masker jika makan atau minum. Selebihnya konsisten memakai masker dan mencuci tangan setelah menyentuh apapun. Tentu harapannya kita semua sehat dan terhindar dari virus ini," ungkap Vania. (bangkapos.com/Edy Yusmanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20211118-dr-vania-vashti-lasrindy.jpg)