Breaking News:

Erzaldi Rosman

Gubernur Erzaldi Dorong Komoditas Lokal Babel Tembus Pasar Global

"Kita berasumsi dengan semakin banyak ekspor dari Babel, maka ekonomi masyarakat akan semakin bangkit di tengah pendemi Covid-19 ini," ujar Erzaldi

Editor: rusmiadi
Istimewa
KUNJUNGI PETANI - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman berkunjung ke kebun lada petani, di Desa Simpangkatis, Bangka Tengah, Rabu (9/12/2020) 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di bawah kepemimpinan Gubernur Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Abdul Fatah, terus berupaya untuk melakukan identifikasi komoditas potensial, yang mampu menjadi salah satu penggerak pemulihan ekonomi. Tidak hanya terbatas pada industri besar, tetapi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Sejumlah strategi untuk meningkatkan ekspor di Bangka Belitung di antaranya adalah memberikan stimulus kepada pelaku usaha, baik di sektor industri maupun perdagangan, yang diberikan melalui pendampingan, bantuan permodalan, pelatihan, dan sosialisasi.
Dengan berbagai strategi maupun kebijakan tersebut, sinyal positif pemulihan ekonomi mulai terlihat.

Seiring dengan semakin melandainya kasus Covid-19, kinerja ekonomi global pun mulai mengalami pertumbuhan ke arah positif. Kegiatan produksi sudah mulai berjalan.

Ini dibuktikan dengan mulai meningkatnya permintaan global akan bahan baku produksi dari Bangka Belitung, sebagai salah satu penghasil timah dan CPO, harga kedua komoditas ini tentunya berimbas pada peningkatan ekspor luar negeri Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tidak hanya timah dan CPO, untuk menggerakan roda perekonomian pelaku UMKM, saat ini Bangka Belitung rutin mengekspor rempah dan hasil perkebunan seperti lidi nipah, cangkang sawit, dan lada putih. Bahkan buah-buahan produksi lokal juga telah menembus pasar ekspor.

Pemprov Babel mendukung penuh ekspor buah-buahan lokal karena dapat menyejahterakan para petani. Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan devisa negara juga meningkat.

Baca juga: Menwa Angkatan II Resmi Dimulai, Ini Pesan Erzaldi Rosman Alumni Menwa yang Jadi Gubernur Babel

Baca juga: Erzaldi Rosman Serahkan Mobil Bus ke SLB, Ajak Siswa Keliling Halaman Sekolah

Baca juga: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Beli Sepatu Buah Kreativitas Siswa

Kebijakan gubernur yang saat ini menitikberatkan dan fokus pada pertanian adalah hal yang sudah tepat, karena memang produk pertanian di Babel adalah komoditi ekspor sehingga harga ditentukan oleh pasar internasional.

Gubernur Erzaldi pun secara masif terus mendorong masyarakat Babel untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian dan mempersuasif warganya agar beralih ke sektor pertanian yang menghasilkan produk berorientasi ekspor.

"Kita berasumsi dengan semakin banyak ekspor dari Babel, maka ekonomi masyarakat akan semakin bangkit di tengah pendemi Covid-19 ini," ujar Erzaldi beberapa lalu dikutip dari babelprov.go.id.

Tumbuh Positif

Berdasarkan rilis BPS Babel tanggal 5 November, diketahui pada bulan September 2021, ekspor luar negeri Babel naik sebesar 99,15 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya (September 2020). Nilai ekspor komoditas timah naik 110,77 persen, dan non timah naik 42,65 persen. Oleh karena itu, jumlah nilai ekspor pada bulan September tahun ini sebesar US$227,74 juta (bulan yang sama tahun sebelumnya US$114,36 juta).

Sementara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mencatat sejak tiga tahun terakhir, devisa ekspor di Pulau Bangka tumbuh positif.

Di mana per Oktober 2021 ini saja devisa ekspor yang masuk telah mencapai 1.285,74 USD. Hal ini tentunya naik 597,49 juta USD jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang hanya memperoleh 688,25 juta USD. Sedangkan devisa ekspor pada tahun 2019 mencapai 883,79 juta USD. Demikian yang diungkapkan Kepala KPPBC Pangkalpinang, Yetty Yulianty kepada Bangka Pos, Kamis (18/11).

“Bangka tiga tahun terakhir ini ekspor meningkat pesat. Baik dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas. Ini kita lihat dari jumlah dokumen ekspor yang yang ada di Kantor Bea dan Cukai Pangkalpinang memang mengalami peningkatan dari tahun 2019, 2020 sampai dengan 2021,” kata dia.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved