Breaking News:

Hotman Paris, Soroti Kasus Istri Dituntut 1 Tahun Penjara, Marahi Suami Mabuk, Apresiasi Pihak Ini

Hotman Paris, Soroti Kasus Istri Dituntut 1 Tahun Penjara, Marahi Suami Mabuk, Apresiasi Pihak Ini

Editor: M Zulkodri
Rangga/Grid.ID
Pengacara Hotman Paris 

Hotman Paris, Soroti Kasus Istri Dituntut 1 Tahun Penjara, Marahi Suami Mabuk, Apresiasi Pihak Ini

BANGKAPOS.COM---Kasus istri yang dituntut satu tahun dalam kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) lantaran memarahi suami mabuk di Kerawang rupanya terus menjadi sorotan.

Kali ini giliran pengacara kondang Hotman Paris yang menyoroti kasus tersebut.

Bahkan karena kasus ini Hotman Paris memberikan apresiasi kepada Jaksa Agung yang segera mengambil tindakan dan perhatian kepada kasus ini.

Hotman Paris menyarankan cara paling jitu untuk menyelesaikan proses peradilan kasus ini.

“Saran saya adalah ada cara paling jitu untuk menyelesaikan dengan cepat. Jaksa Agung perintahkan kepada Kejaksaan Karawang untuk segera mencabut dakwaan dan cabut surat tuntutan,” kata Hotman Paris dilansir dari video yang ia unggah di akun Instagramnya (18/11/2021).

Baca juga: Goyang Pargoy Ala Dianna Dee Starlight Pakai Sport Bra Bikin Netizen Berkoar Nggak Ada Obat

Baca juga: Gisella Anastasia Demi Wijin Rela Lakukan Ini hingga Video 19 Detik Viral dan Bikin Heboh

Menurut Hotman pencabutan dakwaan dan surat tuntutan tersebut bisa dilakukan meski tidak diatur dalam KUHAP dan hukum acara. Hal ini menurutnya untuk menonjolkan keadilan.

“Tonjolkan keadilan di atas hukum formalitas,” ujar Hotman.

Sebelumnya, Kasus Valencya Lim, seorang ibu yang menjadi terdakwa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap mantan suaminya di Karawang mencederai rasa keadilan masyarakat.

Valencya Lim mengalami KDRT berlanjut, bahkan setelah diputus bercerai. Kini, Valencya tengah menjalani sidang pembelaan dan dituntut satu tahun penjara, karena memarahi suami di Karawang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved