Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tes SKB CPNS 2021 Tetap Diwajibkan Tes Antigen, Gratis atau Bayar? Ini Kata Molen

Kalau untuk prokesnya masih tetap, seperti masker, dan pembatasan jarak hingga rapid antigen masih menjadi syarat wajib nanti

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang Erwandy menyebut pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) nanti akan tetap diwajibkan untuk rapid antigen.

"Kalau untuk prokesnya masih tetap, seperti masker, dan pembatasan jarak hingga rapid antigen masih menjadi syarat wajib nanti," ujar Erwandy.

Kata Erwandy, untuk antigen sendiri masih belum tahu apakah kembali digratiskan seperti tes Kompetensi Dasar (SKD) kemarin atau tidak.

"Kalau sekarang kami masih belum tau, nanti akan kita bahaskan dulu," sebutnya.

Sementara untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) masih menunggu keputusan secara resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dia menyebut, informasi sementara pelaksanaan SKB akan dilaksanakan pada 26 November nanti.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) juga menyebut akan dilakukan pembahasan terlebih dulu, apakah syarat  antigen akan kembali digratiskan untuk peserta tes SKB.

"Masih akan kita bahas dulu nanti apakah gratis lagi apakah tidak, kita liat dulu kesiapan anggarannya seperti apa," ujar Molen kepada Bangkapos.com, Minggu (21/11/2021).

Molen juga mengatakan, untuk pelaksanaan seleksi nantinya juga tetap transparan. Kemampuan sendiri lah yang akan menentukan kelulusan setiap pelamar nantinya.

"Ikuti dengan serius, manfaatkan ini dengan baik sehingga menghasilkan hasil yang baik pula. Semoga yang mengikuti dengan serius dapat lulus karena ini peluang gunakan sebaik-baiknya silahkan belajar dan fokus," pungkasnya.

Dia meminta untuk yang tidak sampai passing grade jangan berkecil hati, masih bisa untuk mencoba tahun berikutnya.

"Jangan berkecil hati masih ada kesempatan, masih ada jalan yang lain. Jadi jangan berharap menjadi CPNS saja kalau masih mau tahun depan bisa ikut lagi," tuturnya.

Dia juga berharap, pelamar yang dinyatakan lulus tahun ini nantinya yang benar-benar sesuai dan berkompeten yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.

"Dan semoga mereka bisa menjadi ASN yang profesional mengabdi seutuhnya kepada masyarakat, karena memang itu tugas ASN itu melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved