Breaking News:

VIDEO

Aksi 'Muket di Kantor PT Timah' Pangkalpinang, Inilah Tuntutan Massa Nelayan dan Mahasiswa

Massa aksi dari 12 Desa di Kawasan Teluk Kelabat Dalam dan Mahasiswa di Bangka Belitung menggelar aksi seruan aksi 'Muket di Kantor PT Timah', Senin

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia

BANGKAPOS.COM -- Massa aksi dari 12 Desa di Kawasan Teluk Kelabat Dalam dan Mahasiswa di Bangka Belitung menggelar aksi seruan aksi 'Muket di Kantor PT Timah', Senin (22/11/2021) siang.

Mereka menolak Kapal Isap Produksi (KIP) yang diduga milik PT Timah yang beroperasi di perairan Teluk Kelabat Dalam, Kabupaten Bangka Barat.

Suasana demo sempat memanas ketika aksi mereka seperti tak didengarkan oleh para petinggi perusahaan pelat merah tersebut.

Sejumlah massa sempat memasang jaring di portal kantor PT Timah. Mereka juga terlibat aksi dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga di depan pintu gerbang tersebut.

Namun, suasana kembali kondusif setelah tiga orang perwakilan dari nelayan dan mahasiswa diperbolehkan untuk masuk bertemu dengan perwakilan dari PT Timah.

Akan tetapi, perwakilan tersebut tak mendapatkan hasil yang menggembirakan, mereka tak dapat bertemu dengan Direktur PT Timah.

Ketua Forum Nelayan Pencinta Teluk Kelabat Dalam, Maryono menyebut, aksi yang digelar kali ini mereka menginginkan KIP dan Ponton Isap Produksi (PIP) yang ada di perairan Teluk Kelabat Dalam disetop.

Mereka datang dari 12 Desa yang ada di Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Barat.

Maryono berujar, sejak satu bulan terakhir sudah sebanyak 15 KIP milik PT Timah yang beroperasi di perairan Teluk Kelabat Dalam. Dimana KIP tersebut turut bekerja di zona tangkap nelayan yang tergabung dalam 12 Desa.

Dampaknya para nelayan merasakan penurunan hasil tangkapan, yang mana dalam semalam melaut bisa mendapatkan Rp500 ribu kini turun menjadi Rp100 ribu. (Cepi/Bangkapos.com)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved