Breaking News:

Gubernur Bangka Belitung dan Wagub Ikuti Rakor Evaluasi Penyerapan Anggaran

Gubernur menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada pada posisi tengah di antara pemda-pemda lainnya.

Penulis: iklan bangkapos | Editor: khamelia
Diskominfo Babel
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah saat mengikuti Rakor Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah Tahun 2021 secara virtual melalui Aplikasi Zoom, di Ruang VIP Pantai Tanjung Pendam, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Senin (22/11/21). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-21 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman bersama Wakil Gubernur, Abdul Fatah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah Tahun 2021 secara virtual melalui Aplikasi Zoom, di Ruang VIP Pantai Tanjung Pendam, Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Senin (22/11/21).

Dalam rapat tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Babel mendengar arahan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian dan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani terkait evaluasi penyerapan anggaran di daerah.

Ditemui usai mengikuti Rakor, Gubernur Babel Erzaldi Rosman menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut pihaknya telah mendengar arahan para menteri agar pemerintah daerah melakukan penyerapan anggaran secara maksimal mengingat tahun 2021 ini akan segera berakhir.

Seperti disampaikan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, Gubernur menjelaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berada pada posisi tengah di antara pemda-pemda lainnya.

"Kita patut bersyukur pendapatan kita masih baik, tetapi kita harus terus berusaha meningkatkannya lagi," ungkapnya.

Yang menjadi perhatian dalam pertemuan itu adalah posisi realisasi anggaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masih belum terserap secara maksimal.

Untuk itu dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengadakan Rapat Pimpinan (Rapim) bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk memantau sekaligus mengevaluasi penyerapan anggaran di masing-masing Perangkat Daerah.

"Memang sudah seharusnya daerah untuk bekerja keras merealisasikan anggaran, kalau tidak uang yang beredar di masyarakat akan berkurang," jelasnya.

Gubernur yakin di penghujung tahun 2021 ini, penyerapan anggaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terselesaikan secara maksimal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved