Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kanopi Pasar Mambo Rentan Roboh, Wakil Ketua DPRD Minta Pemkot Segera Lelang dan Robohkan

Kerangka besi kanopi Pasar Mambo di Jalan MH Muhidin Kota Pangkalpinang dinilai rentan roboh dan membahayakan pengguna jalan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kondisi bangunan kanopi yang bolong di Pasar Mambo, gang Singapur, Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kerangka besi kanopi Pasar Mambo di Jalan MH Muhidin Kota Pangkalpinang dinilai rentan roboh dan membahayakan pengguna jalan.

Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang Rosdiansyah Rasyid meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera merobohkan kerangka besi tersebut.

Kanopi yang dulunya menjadi peneduh pengguna jalan yang melewati jalan tersebut kini hanya tersisa kerangka besinya saja. Tak ada lagi atap di atasnya.

Bahkan, sisa serpihan atap yang masih tersisa masih menunggu kapan tibanya jatuh ke bawah.

Rosdiansyah Rasyid atau yang kerap disapa Dian menyebut dirinya sudah memanggil bagian aset Pemkot Pangkalpinang untuk segera menindaklanjuti terkait aset yang tak lagi berfungsi itu.

"Saya selaku Wakil Ketua DPRD sudah memanggil bagian Aset Pemkot untuk membahas terkait bagaimana kelanjutan itu, sebenarnya tidak ada masalah lagi apalagi itu berdirinya di lahan Pemkot, kalau memang sudah berusaha mencari tidak ada yang mengakui segeralah tindaklanjuti," ujar Dian kepada Bangkapos.com, Senin (22/11/2021).

Bahkan kata Dian, beberapa waktu lalu kerangka kanopi itu sempat ditabrak oleh truk mobil sehingga posisinya memang sudah benar-benar mengkhawatirkan.

Menurutnya, sisa serpihan atap kanopi yang masih tersisa itu juga justru membahayakan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

"Kemarin itu sudah ditempelkan spanduk untuk yang merasa memilik aset itu segera melaporkan tapi nyatanya tidak ada yang mengakui, Provinsi sebut tidak ada set mereka di situ, dibawa ke KPK juga sudah tidak mempermasalahkan lagi. Artinya Pemkot dalam hal ini sudah memiliki wewenang untuk segera merobohkan bangunan itu," tegasnya.

"Intinya demi keselamatan masyarakat yang melintasi kami meminta agar Pemkot yang mengelola aset tersebut dapat segera merobohkan bangunan itu," tambahnya.

Kata Dian, apalagi kawansan itu sekarang menjadi tempat nongkrong anak-anak muda, sangat membahayakan jika terus dibiarkan semakin lama.

Dia meminta, Pemerintah Kota dapat segera melakukan proses lelang untuk merobohkan kerangka bangunan itu meminta pihak ketiga untuk bekerjasama.

"Segeralah cari pihak ketiga kalau dibiarkan terus berlarut itu membahayakan. Sebetulnya tidak ada lagi masalah, saya minta ini segera dilaksanakan lah jangan menunggu ini itu lagi," tegasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved