Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wali Kota Molen Bangga, Radmida Duduki 10 Besar Anugerah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Teladan

Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam berhasil menduduki 10 besar Seleksi Tahap II Anugerah ASN Tahun 2021.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Andini Dwi Hasanah
Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam berhasil menduduki 10 besar Seleksi Tahap II Anugerah ASN Tahun 2021.

Sekda dalam kategori Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama Teladan ini akan menjalani penilaian tahap ketiga atau verifikasi lapangan sesuai mekanisme dan alur proses penyelenggaraan kegiatan Anugerah ASN Tahun 2021 ini.

Dia menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah sehingga bisa masuk top 10 Anugerah ASN PPT Pratama Teladan Nasional ini. Sebelumnya penilaian tahap I menyisakan 25 orang dari 1.621 orang dan akan menuju top 3 dalam tahapan seleksi tahap III nantinya.

"Tim akan turun langsung wawancara dan ke lapangan. Apapun hasilnya saya serahkan kepada Allah, itulah yang terbaik. Ini semua berkat dukungan dan doa kawan-kawan semua, masyarakat, pimpinan, ASN dan lainnya, saya juga tidak menyangka bisa menyisihkan banyak orang seperti itu," ujar Radmida 

Diakui Radmida, ia merasa tidak percaya berhasil lolos ke 10 besar ASN PPT Pratama Teladan Nasional ini lantaran banyak saingan dari daerah lain dengan program yang beragam.

Sementara Radmida menyebut dirinya lebih mengangkat program 1000 kasur untuk lanjut usia (Lansia) di Kota Pangkalpinang yang dibawa untuk penilaian di tingkat pusat.

Lebih jauh, Sekda meminta dukungan dari Kepala Daerah, pejabat ASN, masyarakat dan keluarga dalam penilaian tahap III nantinya. Selain program juga banyak penilaian yang dilakukan baik prestasi selama jadi ASN, inovasi, rekam jejak, kepemimpinan, kreatifitas, moralitas, akhlak dan lainnya. Tahapan selanjutnya dia harus memberikan video inovasi, biodata dan rekam jejak serta testimoni dari penerima manfaat.

"Tahap selanjutnya kita diminta mengupdate testimoni atasan dan lainnya. Semua syarat yang diminta tanggal 25 ini harus sudah diupload baru penilaian menuju top III. Tim akan turun langsung melakukan penilaian tahap III ini," sebutnya.

Radmida menegaskan meski tanpa ada penilaian inovasi terus berjalan. Proyek amal saling berbagi dan peduki ini juga untuk mengajak orang lain untuk lebih peduli dan mau berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Sebetulnya saya sudah lama menjalankan program ini, karena kasian Lansia ini tidurnya kadang tidak nyaman, saya kasih bantuan kasur, ternyata ini yang disoroti oleh pemerintah pusat saya juga kaget bisa masuk top 10 ini," bebernya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved