Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Warga 12 Desa akan Gelar Aksi 'Muket di Kantor PT Timah', Amankan Demo Polisi Kedepankan Humanisme

Kepala Kepolisian Resor Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Dwi Budi Murtiono menegaskan, setiap anggota kepolisian

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sejumlah petugas kepolisian mulai mengamankan situasi di depan PT Timah, Pangkalpinang, Senin (22/11/2021) siang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Kepolisian Resor Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Dwi Budi Murtiono menegaskan, setiap anggota kepolisian harus bersikap humanis dalam pengamanan aksi unjuk rasa (Unras).

Seperti yang diketahui hari ini, Senin (22/11/2021) masyarakat dari 12 Desa Nelayan Teluk Kelabat Dalam dan mahasiswa di Bangka Belitung akan menggelar seruan aksi 'Muket di Kantor PT Timah'.

"Para anggota harus melihat situasi dan kondisi di lapangan terkait perubahan eskalasi. Jadi tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, jangan bertindak sendiri-sendiri," kata Dwi Budi kepada Bangkapos.com.

Baca juga: Gisel Menatap Manja Lalu Bilang Geli Wijin Sok Imut, Ada yang Nyebut Gading Belum Tergantikan

Baca juga: Selebgram Hana Hanifah Dicurigai Setelah Beli Mobil Mewah Porshe Seharga Rp 2 Miliar

Dwi Budi mengatakan, dalam melakukan pengamanan aksi Unras dia meminta kepada jajaran agar menyiapkan ruang untuk masyarakat yang ingin beraksi.

Sejumlah petugas kepolisian mulai mengamankan situasi di depan PT Timah, Pangkalpinang, Senin (22/11/2021) siang
Sejumlah petugas kepolisian mulai mengamankan situasi di depan PT Timah, Pangkalpinang, Senin (22/11/2021) siang (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Pihaknya juga telah dipedomani Standar Operasional Prosedur (SOP) dimana dalam pengamanan setiap anggota dilarang membawa senjata api. Hanya membawa peralatan pengendalian massa (Dalmas) seperti tongkat dan tameng.

"Kita harus humanis tidak boleh menggunakan senjata api, tidak boleh mengambil keputusan sendiri. Nanti biarkan perwira kendali masing-masing yang menangani. Sehingga tidak ada barang-barang yang tidak seharusnya di bawa tetapi terbawa," tegas Dwi Budi.

Baca juga: BCL Bongkar Persembunyian Ariel NOAH di Dalam Mobil dan Diminta Keluar, Aksi Pegangan Tangan Disorot

Baca juga: Hana Hanifah Ungkap Hubungan dengan Hotman Paris Setelah Bertemu di Mall, Ungkap Lakukan Ini

Kendati demikian,menurutnya, anggota wajib menginformasikan masyarakat yang bakal demonstrasi agar tidak mengganggu ketertiban umum.

Dia tidak ingin kepolisian mendapat sorotan lantaran sempat menangkap pengunjuk rasa yang protes.

"Untuk para anggota jangan mudah terpancing, sekali lagi jangan mudah terpancing. Ikuti arahan dan petunjuk yang disampaikan para perwira pengendali. Sebab, kita membawa satu kesatuan yakni Polda Kepulauan Bangka Belitung,"  pesan Dwi Budi. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved