Breaking News:

Sumiati Bisa Beli Motor Setelah Ikut Program PKT Kotaku

SUMIATI terlihat sangat gembira saat bercerita tentang kehidupannya setelah menerima Program Padat Karya Tunai dari Kotaku

Editor: khamelia
Bryan
Program kotaku Sumiati didampingi senior Fasilitator tim 14 Belitung Timur program kotaku Selvia perwakilan LKM dan Sekdes Pembaharuan Fahrizal, Senin (22/11). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  SUMIATI terlihat sangat gembira saat bercerita tentang kehidupannya setelah menerima Program Padat Karya Tunai dari Kotaku. Sebelumnya dia yang sehari-hari menjaga laundry terbantu dengan tambahan penghasilan dari pekerjaan yang diberikan oleh Program Kotaku.

“Alhamdulillah sudah dua bulan saya bekerja karena Kotaku. Alhamdulillah sudah kebeli motor walaupun seken,” kata Sumiati, Senin (22/11).

Dia mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kotaku kepadanya yang terdampak pandemi Covid-19. Dia berharap kedepannya program ini bisa terus berkelanjutan supaya makin banyak masyarakat yang terbantu.

Senior Fasilitator Tim 14 Belitung Timur Program Kotaku Selvia mengatakan, Program Padat Karya Tunai (PKT) Kotaku ini baru pertama kali dilaksanakan di Belitung Timur. Tujuan program itu adalah untuk menambah penghasilan warga sekaligus merawat infrastruktur yang sudah dibangun oleh Kotaku sebelumnya.

“Berkenaan dengan adanya pandemi ini kami juga ingin membantu masyarakat yang terdampak virus Corona. Program PKT ini bisa terus berjalan disesuaikan dengan kebencanaan yang terjadi pada saat itu di daerah tersebut,” ujar Selvia.

Selvia bilang PKT Kotaku di Belitung Timur menyasar lima desa di Kelapa Kampit yaitu Buding, Pembaharuan, Mayang, Senyubuk dan Mentawak. Di Desa Pembaharuan sendiri ada sekitar 42 orang yang masuk dalam program tersebut.

Sementara itu Sekretaris Desa Pembaharuan Kelapa Kampit Fahrizal mengapresiasi adanya program PKT Kotaku ini. Dia mengatakan pihak desa sangat terbantu karena sudah meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat maupun desa. Karena tak hanya membangun infrastruktur tapi juga merawatnya serta memberdayakan masyarakat setempat,” ujar Fahrizal.

Dia berharap ke depan program itu makin luas, seperti pembangunan drainase hingga sumur bor. Karena menurut Fahrizal saat musim kemarau masyarakat banyak yang kesulitan air bersih.

“Kami dari pihak desa sangat mendukung program PKT Kotaku. Semoga makin banyak yang bisa terbantu dengan adanya program PKT Kotaku ini sehingga desa bisa bangkit dan masyarakatnya berdaya,” harap Fahrizal. (adv/s1)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved