Breaking News:

Rumah Kontrakan Terbakar

Tujuh Keluarga Jadi Korban Kebakaran, Dua Alami Luka Bakar

Khotaman mengatakan, data terakhir yang diperoleh pihaknya terdapat delapan petak rumah kontrakan yang ludes terbakar akibat kebakaran yang terjadi

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Sejumlah pengungsi korban kebakaran delapan petak rumah kontrakan di Jalan Kenali Asam, Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung saat mengungsi di rumah milik warga, Selasa (23/11/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Khotaman Barka meninjau lokasi dan korban kebakaran di Jalan Kenali Asam, Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Selasa (23/11/2021) siang.

Khotaman mengatakan, data terakhir yang diperoleh pihaknya terdapat delapan petak rumah kontrakan yang ludes terbakar akibat kebakaran yang terjadi tadi pagi.

Delapan petak rumah kontrakan tersebut ditinggali oleh tujuh keluarga terdiri dari 23 orang, dimana satu keluarga asal Pangkalpinang dan enam pendatang dari luar Bangka Belitung.

"Sejauh ini ada sekitar delapan petak rumah yang terbakar dan tujuh keluarga yang menjadi korban kebakaran ini," kata dia kepada Bangkapos.com.

Mantan Camat Gerunggang ini memastikan, Pemerintah Kota Pangkalpinang sudah bergerak cepat untuk menangani korban kebakaran tersebut dan memastikan seluruh warga dalam keadaan selamat.

Dia juga menjamin, seluruh kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi selama rumah mereka yang dilahap si jago merah belum bisa ditinggali kembali.

"Kita sudah menyediakan bantuan seperti selimut, kasur, terpal hingga makanan. Nanti kalau logistik kurang akan kami ambilkan dari Provinsi karena sudah ada stok dari dinas Sosial," beber Khotaman.

Khotaman berujar, pihaknya telah bersedia untuk menyediakan tempat tinggal sementara yang aman dengan mendirikan tenda darurat bagi para pengungsi untuk dapat ditinggali sementara dalam menjalani proses pemulihan pasca kebakaran.

Akan tetapi sejauh ini, para korban kebakaran lebih memilih untuk tinggal di rumah kerabatnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

"Kita akan sediakan tenda darurat, tetapi mereka mengaku ada keluarga masing-masing. Mereka memilih tinggal sementara di rumah kerabatnya masing-masing," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved