Breaking News:

Berita Sungailiat

Wabup Bangka Syahbudin Ajak Perangkat Daerah Pahami PUG dan PPRG

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka melalui Dinas DP2KBP3A Kabupaten Bangka menggelar kegiatan bimbingan Teknis Pengarustamaan Gender (PUG) dan Peren

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wakil Bupati Bangka, Syahbudin bersama para Kepala OPD saat berfoto bersama pada acara bimtek PUG dan PPRG di Novilla Boutique and Resort Sungailiat, Bangka, Selasa (23/11/2021). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka melalui Dinas DP2KBP3A Kabupaten Bangka menggelar kegiatan bimbingan Teknis Pengarustamaan Gender (PUG) dan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Kegiatan tersebut diselenggarakan bagi perangkat daerah yang berada di lingkungan pemerintah Kabupaten Bangka, Selasa (23/11/2021) di Novilla Boutique and Resort Sungailiat, Bangka yang dibuka oleh Wakil Bupati Bangka, Syahbudin.

Diakuinya, tujuan dari kegiatan tersebut adalah supaya kesetaraan gender dan perencanaan penanganan responsif gender bisa terlaksana di setiap perangkat daerah.

"Maka dari itu, kolaborasi antara perangkat daerah perlu ditingkatkan lagi sehingga pelaksanaan PUG lebih efektif dan efesien," kata Syahbudin.

Oleh karena itu, Ia mengajak kepada seluruh perencana pada pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan maupun desa untuk berkomitmen dalam menerapkan anggaran responsif gender.

"Selain itu, perencana pemerintahan juga harus dapat mengintegrasikan kedalam program dan kegiatan yang ada di pemerintahan dengan menggunakan suatu alat analisis yang disebut Gender Analysis Pathwaya (GAP) dan Gender Budgeting Statemen (GBS)," jelasnya.

Dirinya berharap, pelaksanaan Bimtek ini dapat membuat para peserta memahami konsep gender, PUG ,PPRG, Anggaran Responsif Gender (ARG) serta dapat mengintegrasikan ke dalam program dan kegiatan yang sudah tersusun baik di RPJMD, Rencana Strategis maupun Rencana Kerja di masing-masing OPD.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Nurita mengatakan usai pelatihan ini, isu gender dapat diintegrasikan dalam kebijakan, program, kegiatan serta penganggaran yang responsif gender melalui Gender Analysis Pathwaya (GAP), Kerangka Acuan Kerja (KAK), dan Gender Budgeting Statemen (GBS).

"Minimal 4 kegiatan dan terus ditingkatkan jumlah kegiatan yang disusun PPRG di setiap perangkat daerah dan desa. 

Penyusunan PPRG wajib di dasarkan pada prinsip anggaran berbasis kinerja, yang dikenal 3E (Ekonomis, Efisien dan Efektif) serta menambahkan prinsip Equity (E)," kata Nurita. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved