Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

1.025 Pasangan Cerai di Bangka, Bangka Selatan dan Bangka Tengah, 65 Persen karena Selingkuh

Pengadilan Agama Kelas IB Sungailiat, Kabupaten Bangka mencatat sudah ada 1.025 kasus perceraian yang ditangani pihaknya sepanjang tahun 2021 ini.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo (CC) | Editor: fitriadi
Kolase Tribun Medan/IST
Ilustrasi selingkuh 

SUNGAILIAT, BANGKA POS - Pengadilan Agama Kelas IB Sungailiat, Kabupaten Bangka mencatat sudah ada 1.025 kasus perceraian yang ditangani pihaknya sepanjang tahun 2021 ini.

Diketahui, PA Kelas IB Sungailiat memiliki lingkup kerja di tiga kabupaten, yakni Kabupaten Bangka, Bangka Tengah dan Bangka Selatan.

Ketua PA Kelas IB Sungailiat, Muhammad Aliyuddin mengatakan jumlah tersebut terdiri dari 900 lebih perkara gugatan dan sisanya adalah perkara permohonan.

"Untuk di daerah misalnya, Bangka Tengah dan Bangka Selatan hampir merata, tapi yang paling banyak mendominasi adalah dari Kabupaten Bangka, nomor dua Bangka Tengah dan nomor tiga adalah Bangka Selatan," jelas Aliyuddin, Selasa (23/11).

Diakuinya, jumlah kasus perkara perceraian pada tahun 2021 ini tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu kita ada sebanyak sekitar 1.115 perkara. Tahun ini kayaknya segitu juga, karena ini bulan November saja sudah 1.025 kasus," ungkapnya.

Baca juga: Pantang Bagi Istri Lakukan Ini pada Suami, dr Aisah Dahlan: Kalau Keseringan Bikin Suami Selingkuh

Baca juga: Tips Ampuh untuk Istri Saat Pergoki Suami Selingkuh dengan Wanita Lain Menurut dr Aisah Dahlan

Baca juga: Doa Pelebur Dosa Zina, Termasuk Doa Taubat Nabi Adam AS dan Doa Taubat yang Diajarkan Nabi Muhammad

Namun menurutnya, banyaknya kasus tersebut bukan sepenuhnya dampak dari pandemi Covid-19. Pasalnya, pada tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19, angka perceraian diakuinya, juga sudah mencapai hingga 1.000 lebih kasus per tahunnya.

"Antara sebelum pandemi dan saat pandemi grafiknya sama, rata-rata sekitar 1.200 kasus perceraian per tahun," tutur Aliyuddin.

Ia mengatakan, faktor tingginya angka perceraian ini dikarenakan adanya perselisihan secara terus menerus.

"Akan tetapi, isi dari penyebab pertengkaran tersebut 65 persen adalah karena perselingkuhan, baik yang dari Kabupaten Bangka, Bangka Tengah maupun Bangka Selatan," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved