Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Advokat Senior Elza Syarief Beri Kuliah di Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

Pengalaman yang dilakukan oleh praktisi dalam keseharian, merupakan hal yang wajib diketahui oleh para mahasiswa.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Ist/Humas FH UBB
Jurusan Hukum Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung hadirkan salah satu praktisi hukum terkenal, yakni Dr. Hj. Elza Syarief (Foto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengalaman yang dilakukan oleh praktisi dalam keseharian, merupakan hal yang wajib diketahui oleh para mahasiswa. 

Oleh sebab itu, melalui Program Mengajar di Kampus (PMK) dengan tema Kiat Sukses Pengacara Dalam Menangani Perkara, Jurusan Hukum Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung hadirkan salah satu praktisi hukum terkenal, yakni Dr. Hj. Elza Syarief.

Dia adalah advokat senior yang sudah malang melintang di dunia hukum. 

"Advokat ada banyak, tapi yang perempuan sedikit, dan Bu Elza Syarief adalah salah satu advokat perempuan yang sudah tidak diragukan lagi ilmu pengetahuan dan pengalaman praktiknya. Oleh sebab itu, semoga kehadiran beloau dapat kita manfaatkan dengan baik, baik oleh dosen maupun para mahasiswa," kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung, Dr  Dwi Haryadi dalam rilis, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan praktisi tentu tidak akan terputus sampai di kegiatan ini saja, tapi dilanjutkan di kegiatan-kegiatan lain di masa yang akan datang. 

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat melengkapi pengetahuan hukum mahasiswa yang selama ini lebih banyak mendapatkan ilmu secara teoritis," harap Dwi.

Wakil Rektor III Bidang Perencanaan, Sistem Informasi dan Kerjasama Universitas Bangka Belitung, Riwan Kusmiadi, mengatakan, program praktisi mengajar seperti ini pada dasarnya bukan hanya kegiatan yang dilaksanakan sebagai bagian dari untuk mencapai indikator kerja utama (IKU), lebih dari itu adalah bagaimana kegiatan ini dapat memberikan semangat, memantapkan profil lulusan, khususnya lulusan hukum.

"Ilmu yang nanti akan dibagikan oleh pemateri, pengalaman yang beliau alami selama ini, tentu akan bermanfaat bagi kita, terutama mahasiswa, yang selama ini memang lebih banyak mendapat asupan teori di kelas. Hal ini relevan dengan praktisi yang diundang, yang saya ikuti memang sudah banyak menangani perkara-perkara besar selama ini," ungkap Riwan.

Dalam sesi pemaparan materi yang dipandu oleh Dosen FH Universitas Bangka Belitung, Sintong Arion Hutapea, Advokat Senior Dr. Hj. Elza Syarief, mengatakan, seorang mahasiswa hukum harus banyak membaca untuk menambah ilmu pengetahuan. 

Meskipun demikian, untuk mendapatkan sesuatu, tidak cukup juga hanya dengan membaca, tapi diamati dan diikuti.

"Jika ingin menjadi advokat misalnya, jangan hanya fokus ke masalah pidana dam perdata saja. Banyak masalah di luar itu yang belum dijamah. Selain itu, kita juga bersikap terbuka, jangan takut bersaing, tidak boleh membatasi orang lain untuk menjalani profesi yang sama. Kiatnya kita punya ilmu, punya wawasan, dan cepat kalau berlogika," jelas Elza.

Dia juga menekankan, advokat sebagai bagian dari catur wangsa, harus lebih pintar dari penegak hukum yang lain, tapi tidak boleh sombong. 

Sejumlah pengalaman yang selama ini ia dapatkan selama berprofesi sebagai seorang advokat, disampaikan Elza kepada peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependikan, dan terutama mahasiswa.

Pada sesi diskusi, banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta kepadanya terkait kiat sukses dalam menangani perkara.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved