Breaking News:

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Babel Tertinggi Dibanding Cakupan Nasional

Vaksinasi tahap 1 di Bangka Belitung sudah mencapai 70,72. Realisasi capain ini lebih besar dibandingkan cakupan nasional yakni 64,86 persen

Editor: rusmiadi
DOK BANGKA POS
Juru Bicara Vaksinasi sekaligus Kepala KKP Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo. 

BANGKAPOS.COM - Vaksinasi tahap 1 di Bangka Belitung (Babel) sudah mencapai 70,72 persen dari sasaran sebanyak 1.137.824 orang. Realisasi capain ini lebih besar dibandingkan cakupan nasional yakni 64,86 persen.

Sedangkan untuk cakupan vaksinasi tahap 2 di Babel mencapai 51,11 persen. Capaian ini lebih besar dibandingkan dengan cakupan Nasional yang baru 43,16 persen.

"Dosis kedua kita tertinggi juga, herd immunity itu adalah orang yang sudah disuntik vaksin dosis lengkap. Bisa dikatakan masyarakat sudah memiliki antibodi untuk melawan virus corona, terbukti juga dengan kasus kita yang melandai," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Babel dr Bangun Cahyo Utomo, Selasa (23/11/2021).

Ia menjelaskan cakupan paling besar vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Belitung Timur yakni 80,82 persen dan paling kecil di Kabupaten Bangka 61,14 persen. Sedangkan cakupan vaksinasi lengkap hingga tahap 2 sebanyak 51,11 persen dari total sasaran 1.137.824 orang, dengan rincian paling besar di Kota Pangkalpinang yakni 61,74 persen dan paling kecil di Kabupaten Bangka Selatan 32,94 persen.

“Cakupan vaksin 3 di Babel yang di khususkan untuk tenaga kesehatan baru sebanyak 85,69 persen, paling besar pada Kabupaten Bangka Tengah 103,71 persen dan paling kecil Kota Pangkalpinang 64,30 persen,” ujar Bangun yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang.

Sementara itu untuk ketersediaan vaksin di Babel ada penambahan ke Pemerintah Provinsi Babel sebanyak 6.045 vial vaksin Pfizer.

Disamping itu, terdapat persediaan alokasi khusus yang berada di buffer di Dinkes Provinsi Babel sebanyak 126.999 vial atau 329.706 dosis, dengan 715 vial vaksin Biofarma, 114.514 vial vaksin Coronavac, 5.723 vial vaksin AZ (Covax), 2 vial vaksin Moderna, dan 6.045 vial vaksin Pfiizer.

Dengan demikian stok vaksin Covid-19 di Babel sebanyak 242.168 vial atau 712.577 dosis, dengan rincian vaksin Sinovac 14.111 vial, vaksin Biofarma 4.523 vial, vaksin 190.215 vial, vaksin AZ Covax 17.747 vial, vaksin Moderna 238 vial, dan vaksin Pfizer 15.334 vial.
Bangun mengatakan, vaksinasi merupakan bagian strategi pemerintah, dalam menangani laju perkembangan dan penyebaran virus Corona, disamping strategi dan kebijakan lainnya.

Tujuan pemberian vaksinasi diantaranya, untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, dan menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.(rusmiadi).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved