Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Hanya 20 Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Bangka Belitung yang Dapat BSU, Ini Ketentuannya

Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta untuk peserta yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan akan segera dicairkan.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta untuk peserta yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan akan segera dicairkan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang, Agus Theodorus Parulian Marpaung, mengatakan tidak semua peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan BSU.

Pasalnya, BSU hanya diberikan kepada pekerja atau butuh penerima upah yang mempunyai gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Selain itu, peserta tidak boleh sudah terdaftar dalam pemberian bantuan lainnya seperti bantuan UMKM dan Pra Kerja misalnya.

"Belum semua tenaga kerja yang dapat BSU, karena dari sekian peserta kita untuk Babel, hanya sekian persen yang namanya terverifikasi mendapatkan BSU, yang belum mendapatkan mohon bersabar, semoga ada program berikutnya yang manfaatkanya bisa diterima," ungkap Agus, Rabu (24/11/2021).

Dibeberkannya, dari seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan di Babel hanya 20 persen yang mendapatkan BSU.

"Untuk se Babel itu, yang menerika kurang lebih 20 ribuan peserta," katanya.

Jelang pencairan BSU, beberapa Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara)  mengalami peningkatan jumlah orang yang ingin menjadi nasabah hingga terjadi antrian.

Pasalnya, pencairan akan disalurkan ke rekening penerima BSU melalui Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yaitu BRI, BNI, BTN, dan Mandiri.

Kendati kondisi begitu, tidk ada kelonggaran waktu atau dispensasi pengumpulan nomor rekening penerima kepada BPJS Ketenagakerjaan.

"Nama kan sudah hasil verifikasi, datanya diberikan ke cabang untuk disampaikan ke perusahaan agar perusahaan segera mengisi nomor rekening pekerjanya, paling lama tanggal 30 November 2021.

Kalau buku tabungan dan ATM bisa dikumpul melebihi tanggal itu, kalau pengumpulan nomor rekening tetap pada tanggal tersebut, tidak ada kelonggaran waktu," jelas Agus.

Lebih lanjut, dia menyebutkan hal ini sesuai dengan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bahwa bantuan akan cair pada tanggal tersebut atau paling lama tujuh hati setelah tanggal 30 November 2021.

"Kita hanya mengikuti arahan dari Kemenakernya sendiri, agar mereka punya waktu untuk proses transfer. Jadi untuk pendaftaraan nomor rekening itu bisa di JMO (Jamsostek Mobile) juga, itu bisa dilakukan pekerja atau melalui pihak HRD perusahaan, secara rekapan memberikan nomor rekening ke kita," kata Agus. 

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved