Breaking News:

Berita Sungailiat

Jadi Syarat Penerimaan BSU, Bank Himbara Ramai Dikunjungi Nasabah  

Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) kedatangan banyak nasabah yang ingin membuka rekening baru untuk penyaluran

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Sejumlah nasabah saat mengantri pembuatan buku rekening di Kantor Cabang BRI Sungailiat, Bangka, Rabu (24/11/2021). (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) kedatangan banyak nasabah yang ingin membuka rekening baru untuk penyaluran dana bantuan subsidi upah (BSU) dari pemerintah pusat.

Diketahui bahwa pemerintah pusat melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan dampak penerapan PPKM Level 3 dan 4 sesuai Inmendagri Nomor 22 Tahun 2021 dan Inmendagri Nomor 23 Tahun 2021.

Adapun jenis bantuan yang diberikan adalah berupa uang tunai senilai Rp500 ribu per bulan selama dua bulan yang akan diberikan dalam satu tahap.

BSU tersebut diberikan kepada pekerja atau buruh penerima upah yang mempunyai upah/gaji paling banyak Rp3,5 Juta per bulan.

Sementara itu, pencairan dana tersebut hanya bisa disalurkan melalui Bank Himbara (BNI, BRI, BTN dan Mandiri). Akibatnya, sejumlah Bank Himbara ramai didatangi oleh nasabah yang ingin membuka rekening baru untuk mendapatkan BSU tersebut.

Seperti yang terjadi di Kantor Cabang BRI Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (23/11/2021). Pantauan Bangkapos.com di lokasi, KC BRI Sungailiat kedatangan nasabah secara berbondong-bondong, yang mana mayoritasnya adalah pegawai honorer pemerintah daerah.

Antara lain, Tio (26), seorang pegawai honorer di Pemerintahan Kabupaten Bangka yang datang untuk membuka rekening baru. "Selama ini kan kalau gaji pegawai honorer itu lewat bank daerah. Karena ada BSU ini jadi harus buka rekening baru," kata Tio.

Oleh karena itu, Ia bersama teman kerjanya membuat rekening baru tersebut. "Kalau enggak salah hari ini terakhir pengumpulan nomor rekeningnya. Soalnya besok datanya sudah harus dikumpulkan ke BPJS Ketenagakerjaan," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Operasional dan Layanan Kantor Cabang BRI Sungailiat, M Nuryamin mengakui, selama dua hari terakhir, nasabah yang datang ke KC BRI Sungailiat memang cukup banyak. "Kemarin aja kami yang seharusnya tutup jam 3 sore, baru selesai pelayanannya jam 5 sore," ungkap Nuryamin.

"Dulu kan ada juga BSU, tapi itu sistemnya BPJS Ketenagakerjaan melakukan kerja sama dengan BRI untuk membuat buku rekeningnya. Jadi para penerima tinggal ngambil buku rekening tersebut dan saldonya juga sudah ada," katanya.

Selain itu, pembuatan rekening untuk penyaluran BSU sebelumnya juga tidak dikenakan minimal saldo awal. "BSU dulu mirip kayak yang bantuan BPUM. Sedangkan kalau sekarang, para penerima bantuannya harus membuat buku rekening secara mandiri atau umum seperti biasanya sehingga harus ada saldo awal," jelasnya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi banyak nasabah yang datang ke bank, Nuryamin mengimbau masyarakat agar membuka rekening baru secara online. "Sebenarnya bisa buka buku rekening baru lewat web bukarekening.bri.co.id. Di situ tinggal isi datanya untuk mendapatkan nomor rekening dan sudah bisa digunakan untuk penyaluran dana BSU," katanya.

Sedangkan buku rekeningnya bisa diambil kapanpun dan di kantor BRI manapun, baik itu Kantor Cabang maupun kantor unit.  Tujuannya agar kerumunan masyarakat/nasabah yang datang ke Kantor BRI bisa  diminimalisir serta dapat memperpendek antrian di bank. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved