Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemberlakuan PPKM Level 3 se-Nasional, Satgas Sebut Cuti Saat Momentum Nataru Dilarang

PPKM Level 3 akan diberlakukan secara nasional oleh pemerintah pusat dalam rangka menyambut hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- PPKM Level 3 akan diberlakukan secara nasional oleh pemerintah pusat dalam rangka menyambut hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah yang akan menerapkan PPKM level 3 tersebut.

Diketahui bahwa kebijakan tersebut akan berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, yang mana aturan Nataru tersebut telah dituangkan dalam Inmendagri Nomor 62 tahun 2021.

“Walaupun kasus kita sudah melandai, namun tetap ikutilah aturan tersebut, semoga diawal tahun baru nantinya kasus tidak meningkat dan perekonomian semakin baik,” kata Boy kepada Bangkapos.com, Rabu (24/11/2021).

Boy menyebutkan, dalam kebijakan tersebut, perayaan pesta kembang api, pawai serta arak-arakan yang mengumpulkan kerumunan besar akan sepenuhnya dilarang.

“Sementara untuk ibadah natal, kunjungan wisata serta pusat perbelanjaan menyesuaikan kebijakan PPKM level 3,” ungkapnya.

Diakuinya, kebijakan nataru ini diperlukan untuk menghambat dan mencegah penularan covid-19, tetapi ekonomi harus tetap bergerak. 

“Tempat-tempat seperti pusat perbelanjaan, tempat usaha UMKM, bioskop maksimal kapastitas 50 persen dan hanya dibuka sampai pukul 21.00 WIB, dengan menerapkan prokes ketat dan menutup fasilitas umum seperti alun-alun dan lapangan terbuka,” pungkasnya.

Selain itu, pemerintah juga telah membuat kebijakan larangan untuk mengambil cuti dengan memanfaatkan momentum hari libur nasional bagi ASN, TNI, Polri, karyawan swasta.

“Memperketat penerapan prokes hingga 3T (tracing, tracking dan treatment), serta mengebut vaksinasi sampai akhir tahun 70 persen,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved