Breaking News:

Berita Bangka Barat

Antisipasi Bencana Pemkab Bangka Barat Lakukan Simulasi Penanganan Banjir dan Kebakaran

Menjadi daerah yang rawan terhadap terjadinya bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat menggelar simulasi penanganan bencana banjir

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Simulasi penanganan bencana banjir dan kebakaran di masa pandemi Covid-19 di Lapangan Gelora Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (25/11/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -  Menjadi daerah yang rawan terhadap terjadinya bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat menggelar simulasi penanganan bencana banjir dan kebakaran di masa pandemi Covid-19 di Lapangan Gelora Muntok, Kabupaten Bangka Barat. 

Sejumlah personel gabungan dari Kodim 0431/Bangka Barat, Polres Bangka Barat, Sat Pol PP, Damkar, Basarnas, BPBD Bangka Barat dan hingga Puskesmas sebagai tim kesehatan turut andil dalam simulasi

Untuk simulasi banjir tim dari Basarnas dan BPBD Bangka Barat melakukan simulasi, dengan cara menolong korban banjir dengan menggunakan tandu dan diangkut dengan seutas tali ke tempat yang lebih aman. 

Selain itu juga dalam simulasi banjir juga diperlihatkan bagaimana cara tim, saat melakukan evakuasi terhadap korban yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Tentunya Alat Pelindung Diri (APD) seperti hazmat dikenakan para anggota, seraya memberikan pertolongan maksimal kepada korban. 

Usai melakukan simulasi banjir, kegiatan pun dilanjutkan dengan simulasi penanganan kebakaran. Dengan satu pondok dibakar, sedangkan dua unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan si jago merah tersebut. 

Namun dalam upaya pemadaman, anggota Damkar harus melewati tangga yang dijadikan sebagai rintangan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan melatih anggota di medan yang sulit, saat menuju tempat kebakaran. 

Sementara itu Bupati Bangka Barat, Sukirman yang juga membuka kegiatan simulasi berharap, Kabupaten Bangka Barat menjadi daerah yang tanggap dan memberikan respon cepat dalam penanggulangan bencana. 

"Kabupaten Bangka Barat merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki, skor indeks resiko bencana sebesar 180 dengan klasifikasi resiko ancaman bencana tinggi," ujar Sukirman, Kamis (25/11/2021). 

Selain itu Sukirman mengungkapkan untuk penanggulangan bencana, pihaknya tetap membutuhkan bantuan seluruh pihak untuk memperkecil resiko bencana. 

"Kemandirian pencegahan penanggulangan bencana tersebut tentunya sejalan dengan Undang-undang nomor 24 tahun 2007, tentang penanggulangan bencana. Penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama pemerintah, di dukung partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha" jelasnya. 

Kepala BPBD Bangka Barat, Achmad Nursandy pihaknya melakukan simulasi, guna melakukan penanganan serta memberikan ketenangan bagi para korban bencana. 

"Ini bentuk kesiagan kita bisa mengurangi resiko sendiri akibat bencana itu, lalu kita meminimalisir jumlah korban dan kerugian materi. Sehingga nanti masyarakat merasa nyaman dan tenang, karena ini juga merupakan bagian penting dalam upaya penanganan bencana," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved