Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

BPBD Bangka Gelar Rakor dengan Forkopminda Antisipasi Lonjakan Covid-19 dan Fenomena La Nina  

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan stakeholder lintas sektoral.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Rakor BPBD Bangka bersama sejumlah stakeholder di lingkungan Kabupaten Bangka, Kamis (25/11/2021). (Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan stakeholder lintas sektoral.

Rapat tersebut diselenggarakan bersama Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopminda) di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Kamis (25/11/2021).

Kegiatan Rakor tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin dan didampingi oleh Wakapolres Bangka Kompol Robertus Wardhana, Perwira Penghubung Kodim 0413 Bangka Letkol Arm Bontor Karo Karo, Kepala BPBD Bangka M. Nursi.

Pada rakor kali ini, BPBD Bangka melibatkan sebanyak 60 orang yang terdiri dari Dinas Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinsos, PUPR, Perkim, TNI/Polri, Kejari dan masih banyak lagi.

Nursi menyebutkan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari rakor dari lintas sektoral yang sebelumnya dilaksanakan di Mapolres Bangka.

Diakuinya, rakor pada kali ini membahas tentang PPKM level 3 yang diterapkan secara nasional dalam menyambut natal dan tahun baru.

"Selain itu, tujuan rapat ini adalah untuk menghadapi musim hujan dan fenomena la nina 3 bulan ke depan," kata Nursi.

Rakor ini juga dimaksudkan sebagai sinergitas dalam penanganan bencana alam, bencana non-alam maupun bencana sosial.

"Ini adalah untuk menyatukan dan merapatkan barisan dalam menyambut natal dan tahun baru nanti," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Syahbudin mengatakan bahwa rakor dengan lintas sektoral ini memang perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi perubahan alam seperti bencana alam.

"Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan membentuk tim yang nanti akan dilibatkan dalam semua kegiatan penanganan bencana kedepannya," kata Syahbudin.

Menyambut fenomena la nina yang diperkirakan akan terjadi 3 bulan ke depan, Syahbudin mengimbau masyarakat terutama para nelayan untuk memperhatikan kondisi cuaca.

"Ikuti petunjuk dari BMKG, jangan melaut kalau memang cuaca sedang buruk. Karena akhir-akhir ini kondisi cuaca kita sedang tidak stabil," tambahnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

 
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved