Breaking News:

Covid-19 Masih Ada, Satgas Minta Warga Tak Lengah Tetap Pakai Masker dan Patuhi Prokes

penerapan perilaku menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan hingga membatasi mobilitas harus terus dilakukan

Penulis: Edy Yusmanto (CC) | Editor: Edi Yusmanto
bangkapos.com
Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa 

BANGKAPOS.COM - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung menyebutkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksinasi berimplikasi baik pada penurunan kasus terkonfirmasi positif covid-19. 

Maka dari itu, penerapan perilaku menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan hingga membatasi mobilitas harus terus dilakukan.

"Karena posisinya tingkat kepatuhan masyarakat kita (Babel) menggunakan masker dan menjaga jarak itu sudah di atas rata-rata nasional," kata Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariksa kepada bangkapos.com Kamis (25/11/2021). 

Kendati data menyebutkan penurunan kasus, Mikron tetap konsisten mengkampanyekan kepada masyarakat untuk tidak lengah dalam beraktivitas.

Virus korona masih ada dan sudah seharusnya prokes menjadi sesuatu yang terus dijalankan.  

"Covid itu kan penyakit ya artinya masih ada. Jadi jangan lengah tetap patuhi prokes, walaupun dua bulan terakhir September Oktober kita mengalami penurunan pelandaian yang cukup signifikan. Kita melonjak itu di bulan Agustus, bahkan sempat kita merasakan PPKM darurat kemudian diganti dengan PPKM level IV. Kemudian berkat kerjasama semua akhirnya kita bisa menurunkan jadi level III," ujar Mikron.

Kunci keberhasilan menurunkan angka kasus terkonfirmasi positif covid-19 adala kesadaran semua pihak untuk bersama-sama mematuhi prokes. 

"Dan terakhir di awal-awal November itu level II. Dan yang terakhir mulai berlaku dari tanggal 23 November sampai 6 Desember Bangka Belitung itu masuk ke level II. Dan ada dua kabupaten yang masuk level I yaitu Bangka Barat dan Bangka Selatan. Jadi sampai dengan saat ini covid itu masih ada cuma tidak merajalela," terang Mikron. 

Mikron tak menampik baru-baru ada kasus baru yang terjadi di Kabupaten Belitung yaitu klaster perkebunan sawit.  

PIhaknya kemudian langsung melakukan langkah konkrit untuk menyelesaikannya. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved