Breaking News:

Berita Kriminalitas

Hakim Berang, Kesaksian Notaris Gemara Dinilai Berbelit Belit dan Banyak Kejanggalan

Ketua majelis hakim Siti Hajar Siregar berang.Kesaksian saksi Notaris Gemala berbelit-belit

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua majelis hakim Siti Hajar Siregar, berang.

Nada bicaranya meninggi saat mengulang pertanyaan kepada saksi sekaligus terdakwa korupsi KMK BRI, Gemara Handawuri.

Kekesalan Siti Hajar Siregar, semakin menjadi jadi saat mendengar jawaban yang dilontarkan Gemara, kebanyakan lupa dan tidak tahu.

Selain itu, keterangan yang diberikan Gemara juga dinilai banyak kejanggalan.

"Yakin saksi (Gemara-red) tidak bertemu delapan terdakwa debitur (Aswadi, Harmensyah, Irvan, Mawan, Sulba, Sukandi, Sukarna dan Erwin Ibrahim-red). Jangan berdalih tidak ingat,ini berkaitan dengan  nasib saudara," tegas Siti Hajar, pada sidang terdakwa 8 debitur di ruang Garuda, Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Kamis (25/11/2021)

Harusnya, kata Siti Hajar, Notaris  Gemara tidak perlu berbelit belit dalam memberikan keterangan di muka persidangan.

Pasalnya, perkara yang melibatkan 8 debitur tersebut, saling berkaitan dengan peran saksi selaku notaris.

"Perkara ini masih satu rangkaian semuannya, mulai dari pengucuran kredit, dan yang bermasalah  di anggunannya dan semuanya berkaitan dan  atas nama saksi (Gemara-red). Kalau tidak ingat tidak ingat, ini tentang nasib saudara lo, kita mau nyarik fakta disini. Keliatan lho siapa yang berbohong disini. Memang aktornya Aloy, tapi PPAT nya saudara saksi (Gemara-- red)," tegasnya.

Semula, dihadapan ketua majelis Siti Hajar, Gemara berdalih telah menjelaskan sekaligus  membacakan semua isi perjanjian KMK yang diajukan 8 debitur.

Namun, nyatanya keterangan tersebut disangkal sejumlah debitur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved