Breaking News:

Satu Pelajar dan 3 Mahasiswa Kalahkan Pemerintah, MK Putuskan UU Cipta Kerja Tak Sesuai Konstitusi

Satu tahun setelah diterbitkan pemerintah, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan DPR dan pemerintah memperbaiki undang-undang tersebut.

Editor: Alza Munzi
WARTA KOTA/WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Sejumlah Buruh yang tergabung dalam SRMI (Serikat Rakyat Miskin Indonesia), melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Omnibus Law di Kawasan Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020). Mereka mengundang beberapa dukun santet untuk melakukan ritual menyantet anggota DPR yang menurutnya telah memgesahkan UU Gaib. 

BANGKAPOS.COM - UU Cipta Kerja ditandatangani Presiden Joko Widodo, Senin (2/11/2020).

Kini, undang-undang tersebut tercatat sebagai UU Nomor 11 Tahun 2020.

UU Cipta Kerja terdiri atas 15 bab dan 186 pasal.

Satu tahun setelah diterbitkan pemerintah, Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan DPR dan pemerintah memperbaiki undang-undang tersebut.

Penggugat UU Cipta Kerja adalah seorang karyawan swasta bernama Hakiimi Irawan Bangkid Pamungkas, pelajar bernama Novita Widyana, serta tiga orang mahasiswa, yakni Elin Diah Sulistiyowati, Alin Septiana, dan Ali Sujito.

Adapun uji formil tersebut tercatat dalam 91/PUU-XVIII/2020.

Lima orang warga Indonesia itu menang atas kebijakan pemerintah setelah keluar putusan mahkamah ini. 

MK melarang pemerintah mengeluarkan kebijakan yang bersifat strategis terkait Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Larangan ini terkait putusan MK yang menyatakan UU Cipta Kerja inkonstitusional secara bersyarat, dan harus dilakukan perbaikan dalam kurun waktu dua tahun sejak putusan diucapkan pada Kamis (25/11/2021)

"Menyatakan untuk menangguhkan segala tindakan kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas serta tidak dibenarkan pula menerbitkan peraturan pelaksana baru yang berkaitan demgan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja," kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan secara daring.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved