Breaking News:

Berita Kriminalitas

Terjerat Kasus Korupsi BRI, Al Fajeri Dituntut 6 Tahun Denda Setengah Miliar, Jhon Dituntut 1 Tahun

Terdakwa Al Fajeri, eks Pimpinan Cabang (Pincab) BRI Depati Amir, yang tersandung kasus korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK)

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Ketua Majelis Hakim Iwan Gunawan, MHD Takdir dan Warsono 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terdakwa Al Fajeri, eks Pimpinan  Cabang (Pincab) BRI Depati Amir, yang tersandung kasus korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK), dituntut 6 tahun penjara.

Selain itu Al Fajeri, juga dikenakan denda sebesar Rp500 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan maka di ganti dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Tuntutan tersebut dibacakan JPU Kejari Bangka Tengah, Izhar  pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri PHI/Tipikor  Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, secara virtual, Kamis  (25/11/2021) malam.

Sidang dipimpin, ketua majelis Hakim Iwan Gunawan, MHD Takdir dan Warsono dihadir dua JPU dan Penasehat Hukum (PH) para terdakwa.

"Bedasarkan uraian tersebut kami penuntut umum meminta supaya majelis hakim yang memeriksa dan  mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Al Fajeri  terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum memperkaya diri sendiri,  orang lain atau korporasi yang dapat merugikan keuangan negara," ungkap Izhar

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa berupa pidana penjara selama 6 tahun, denda sebesar 500 juta rupiah, dimana jika denda tersebut tidak di bayar maka di ganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," tegas Izhar.

Menanggapi tuntutan tersebut, tim kuasa hukum Al Fajeri, berencana akan menyampaikan pledoi secara tertulis.

Rencananya, pledoi akan dibacakan, Jumat (26/11/2021)

"Karena waktu kami sangat mepet, jadi kalau bisa pledoinya kami bacakan besok malam yang mulia," kata PH Al Fajeri

Selain membacakan tuntutan, Al Fajeri, dihari dan tempat yang sama  JPU, Izhar juga membacakan tuntutan terdakwa John Adrianza, eks Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Hukum Pertanahan pada Kantor BPN Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam, tuntutan tersebut, Jhon dituntut 1 tahun penjara dan denda Rp50 juta.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa John Adrianza, berupa pidana penjara selama (1) satu tahun dikurangi selama terdakwa berada ditahanan dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan ditambah pidana denda sebanyak Rp50.000.000, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan Pidanan penjara selama (3)bulan," kata Izhar memaparkan amar tuntutannya.

Senada dengan PH Al Fajeri, PH terdakwa Jhon, Apri dari LBH Al Hakim Babel, juga berencana menyampaikan pledoi secara tertulis, Jumat (26/11/2021) besok.

"Saat ini kami juga tengah menyiapkan pledoinya, yang rencannya juga akan dibacakan besok," kata Apri.

(Bangkapos.com/ Anthoni Ramli)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved