Breaking News:

Rektor IAIN SAS Bangka Belitung Ikuti Master Training Moderasi Beragama Kemenag

Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Dr.Zayadi,M.Ag beserta para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKN) mengikuti kegiatan

Penulis: iklan bangkapos | Editor: M Ismunadi
IAIN SAS Bangka Belitung
Acara kegiatan Master Training Moderasi Beragama diselenggarakan oleh Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Balitbangdiklat) Kemenetrian Agama RI, di Hotel Kristal Cilandak Jakarta selatan, Minggu (21/11/2021) sampai dengan Kamis (25/11/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Dr. Zayadi, M.Ag beserta para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKN) mengikuti kegiatan Master Training Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Balitbangdiklat) Kementrian Agama RI, di Hotel Kristal Cilandak Jakarta selatan, Minggu (21/11/2021) sampai dengan Kamis (25/11/2021).

Kegiatan dalam rangka penguatan moderasi beragama dilingkungan Kementerian Agama tersebut adalah sebagai pewujudan atas surat edaran Sekretaris Jendral Kementerian Agama RI tentang percepatan Implementasi, Implemantasi Moderasi Beragama Bagi ASN Kementeria Agama.

Rektor IAIN SAS Bangka Belitung Dr. Zayadi, M.Ag mengatakan kegiatan ini ke depan akan menjadi program nasional untuk semua Kementerian dan lembaga,  terutama lembaga pendidikan dari pusat sampai daerah (desa),  semua aparatur negara PNS atau pegawai BUMN, dan masyarakat.

ASN Kementerian agama dianggap paham tentang substansi urgensi kehidupan beragama dan kehidupan bernegara. Maka dia harus bisa memposisikan diri sebagai penggerak moderasi beragama. Apalagi pejabat di lingkungan Kementerian Agama itu dianggap paham, dan bisa menejelaskan, meluruskan paham-paham yang tidak sesuai ,” papar zayadi.

Lanjutnya, Ia juga menerangkan bahwa nilai dasar Kemenag sudah tepat untuk diterapkan bagi seluruh ASN, namun penguatan karakter harus tetap dilaksanakan secara berkesinambungan melihat potensi ekstrimisme dan radikalisme menjadi tantangan yang kian berkembang di masyarkat.

“Kementerian Agama itu sudah sangat moderat sebenarnya, tetapi kita perlu lagi melakukan penguatan-pengauatan moderasi, karena akhir-akhir ini memang ada fenomena yang muncul, menarik-narik agama ini menjadi ekstrim, menjadi radikal, dan kalau itu dibiarkan tentu akan bisa membahayakan keutuhan negara, bangsa, kerukunan hidup beragama,” terang Zayadi

Pada kegiatan tersebut Rektor IAIN SAS Bangka belitung Dr. Zayadi, M.Ag mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Balitbangdiklat Kementerian Agama bersama dengan 29 pimpinan PTKN lainnya. (*)

Penulis : Ayaknan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved