Breaking News:

Liga Italia

Juventus Tampil Memble, Allegri Ungkap Penyebab Timnya Kalah Beruntun

Juventus mengalami kekalahan beruntun. Apa yang menjadi penyebab Si Nyonya Tua makin memble.

Editor: Teddy Malaka
TWITTER.COM/LE10SPO
Massimiliano Allegri. 

BANGKAPOS.COM -- Juventus mengalami kekalahan beruntun. Apa yang menjadi penyebab Si Nyonya Tua makin memble.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengakui timnya memang bukan calon juara Liga Italia setelah mencatat hasil lebih buruk dari era Andrea Pirlo.

Juventus kembali mengalami setback pada lanjutan Liga Italia, Sabtu (27/11/2021) atau Minggu dini hari WIB.

Bertanding di rumah sendiri, Allianz Stadium Turin, Bianconeri ditekuk Atalanta 0-1.

Gol tunggal tim tamu dari Bergamo diciptakan Duvan Zapata pada babak pertama.

Dengan demikian, pasukan Massimiliano Allegri sudah menelan 5 kekalahan dari 14 pertandingan awal musim ini.

Jelas ini sebuah kemunduran, bahkan jika dibandingkan dengan era kepelatihan Andrea Pirlo sekalipun.

Baca juga: Suami Syok Lihat Istri di Kamar Mandi dengan Oknum Anggota DPRD, Keduanya Tepergok Berbuat Mesum

Baca juga: Hubungi Nomor WA Ini, Langsung Dibeli Rp20 Juta Jika Punya Uang dengan Nomor Seri Seperti Ini

Baca juga: Tante Ernie Duduk di Atas Bean Bag Sambil Senyum, Kelihatan Ada Warna Merah di Bagian Tubuhnya

Bianconeri sekarang baru mengemas 21 angka di posisi kedelapan pada klasemen sementara.

Juve mengalami defisit 7 poin dari peringkat keempat, Atalanta, yang menempati zona Liga Champions terakhir.

Kalau dibandingkan dengan musim lalu, Juventus racikan Allegri bahkan tertinggal 6 poin dari tim asuhan Andrea Pirlo dengan jumlah laga yang sama.

Pada pekan ke-14 Liga Italia 2020-2021, Bianconeri yang masih diperkuat Cristiano Ronaldo menempati peringkat ketiga dengan 27 angka di kantong.

Padahal, Allegri sendiri dihadirkan buat meningkatkan pencapaian klub pasca-era Pirlo.

Komparasi makin jomplang bila awalan musim ini dijejerkan dengan catatan Juve bersama Maurizio Sarri pada musim 2019-2020.

Dalam periode start yang sama, Bianconeri sukses mengumpulkan 36 poin dan berdiri di peringkat kedua.

Massimiliano Allegri mengungkapkan skuadnya tidaklah lemah, tetapi memang bukan level calon juara musim ini.

"Saya pikir ini skuad yang sangat bagus," ujarnya.

"Ada momen saat kami kesulitan mencetak gol, tapi orang-orang bilang di awal bahwa ini tim terkuat yang harus memenangi scudetto."

"Saya selalu menekankan bahwa anggapan itu tidak tepat. Kami di sini bersaing untuk empat besar (klasemen)," imbuhnya, dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

Pelatih yang memberi lima gelar juara Liga Italia di periode pertama menukangi Juventus ini (2014-2019) meminta pasukannya lebih realistis.

"Jika kami ada di posisi sekarang setelah 14 pekan, memang beginilah kemampuan kami adanya."

"Setelah bersikap realistis, kami dapat menghilangkan tekanan dan bekerja lebih baik dalam lingkungan yang lebih tenang."

"Semua yang bisa kami lakukan adalah mencoba untuk mengeluarkan kemampuan terbaik kami sendiri," lanjut Allegri.

Juventus memiliki kans bangkit di pekan berikutnya ketika mereka bertandang ke Salernitana (30/11/2021).

"Kami adalah Juventus dan orang-orang sepertinya berpikir kami otomatis favorit meraih scudetto," tutur Allegri.

"Kami harus memulai dari nol. Apa yang kami perlukan adalah terus bekerja, mencoba tenang dan mencetak lebih banyak gol," ucap eks pelatih AC Milan tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved