Breaking News:

Berita Bangka Barat

Vaksinasi Serentak Polres Bangka Barat, Siapkan 2000 Dosis

Membuka gerai vaksinasi diseluruh Kecamatan, Polres Bangka Barat siapkan 2000 dosis vaksinasi dalam percepatan terbentuknya herd immunity.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Vaksinasi serentak yang digelar di lorong tengah atau di depan masjid Jami Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (28/11/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Membuka gerai vaksinasi diseluruh Kecamatan, Polres Bangka Barat siapkan 2000 dosis vaksinasi dalam percepatan terbentuknya herd immunity.

Satu di antaranya pun gerai vaksinasi dibuka di lorong tengah atau di depan Masjid Jami, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

"Kalau kegiatan vaksinasi serentak seluruh Indonesia, ditargetkan untuk Bangka Barat itu sebanyak 2000 orang, dan target di seluruh Bangka Belitung itu ada 11.000 orang," ujar AKBP Agus Siswanto, Minggu (28/11/2021).

AKBP Agus Siswanto mengatakan menargetkan akan menyelesaikan vaksinasi, khususnya di Kabupaten Bangka Barat pada akhir tahun 2021.

"Untuk selesai atau 100 persen kita targetkan di tahun ini lah, atau di akhir Desember mendatang. Untuk itu, kita udah door to door mengajak masyarakat ke gerai-gerai vaksinasi," tuturnya.

Selain itu pelaksanaan vaksinasi serentak ini diungkapkan, guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

Diketahui untuk Kabupaten Bangka Barat dari data Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat terdapat total 5.623 orang yang terpapar Covid-19, 140 kasus meninggal, 5.463 kasus yang sudah dinyatakan sembuh, dan masih ada 20 orang lagi yang kini masih menjalani isolasi.

"Untuk seluruh masyarakat kabupaten Bangka Barat yang belum, melaksanakan vaksinasi agar segera di vaksin. Polres Bangka Barat dan jajaran membuka gerai vaksin di tempat-tempat yang telah di tentukan, semoga dengan kegiatan ini Covid 19 di Indonesia segera berakhir," ucapnya.

Sementara itu Nanda (22) warga Kelurahan Keranggan, Kecamatan Muntok, yang ikut vaksin mengatakan antusiasnya mendapatkan vaksinasi ke dua.

"Ini vaksin kedua, kalau yang pertama kemarin gak ada efek samping biasa aja. Paling habis vaksin ini makan, tapi yang penting bisa selesai vaksin," ungkap Nanda. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved