Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Algafry Rahman Fokus Genjot Vaksinasi dan Penguatan Kualitas Perekonomian

Saat ini Kabupaten Bangka Tengah masih berstatus Level 2 berdasarkan Inmendagri Nomor 61/2021 tentang PPPKM Level 3, 2 dan 1 serta Mengoptimalkan Posk

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Saat ini Kabupaten Bangka Tengah masih berstatus Level 2 berdasarkan Inmendagri Nomor 61/2021 tentang PPPKM Level 3, 2 dan 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan di Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Instruksi Menteri Dalam Negeri ini mulai berlaku pada Selasa, 23 November 2021 sampai dengan Senin, 6 Desember 2021 mendatang.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat diwawancarai menyatakan pihaknya tetap bersyukur karena Kabupaten Bangka Tengah masih berada di level dua dalam penetapan PPKM.

Menurutnya sebagai daerah transit atau penghubung antara Kabupaten Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Tengah akan tetap menjadi daerah persinggahan sehingga pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan vaksinasi.

"Bangka Tengah ini merupakan daerah transit antara Basel dan Pangkalpinang dan menjadi area persinggahan. Nah untuk mengantisipasi kemungkinan perluasan kasus Covid-19 di daerah kita maka vaksinasi terus kita genjot," ujar Algafry Rahman kepada bangkapos.com pada Senin (29/11/2021).

Ia menyebutkan, untuk meraih pencapaian level satu maka tingkat realisasi vaksinasi juga harus ditingkatkan.

Vaksinasi yang disertai penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan baik lanjutnya akan menajdi modal untuk mencapai realisasi penerapan PPKM Level 1.

"Tantangannya memang banyak dan cukup sulit di tengah masyarakat kita, tetapi kami dari pemerintah terus berjalan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sehingga mengetahui betapa pentingnya vaksinasi Covid-19 ini," ujarnya.

Dengan edukasi dan sosialisasi, Algafry berharap masyarakat yang masih beranggapan vaksin tidak penting perlahan mengetahui jika vaksinasi sangatlah penting.

Algafry Rahman menyebutkan di tengah situasi saat ini upaya bagaimana menumbuhkembangkan perekonimian masyarakat menjadi prioritas penting untuk tetap bangkit meningkatkan sektor perekonomian masyarakat.

"Saat ini kita sedikit demi sedikit memberikan ruang dan anggaran pemerintah kepada masyarakat untuk peningkatan ekonomi mulai dari perdagangan kecil hingga sektor UMKM. Dengan digiatkannya kegiatan ini maka peningkatan kualitas ekonomi kerakyatan kita akan tetap berlangsung," ucapnya.

Ia bahkan mencontohkan sektor UMKM yang ada di Kurau Barat dan Kurau Timur serta Batu Belubang yang terus dikembangkan demi membantu mengembangkan potensi dan kualitas ekonomi masyarakat.

"Penguatan di daerah-daerah tersebut dan beberapa daerah lainnya akan mulai kembali kita kembangkan dan terus kita kejar sehingga membantu peningkatan ekonomi masyarakat kita dan berdampak pada menguatnya perekonomian masyarakat kita," ungkapnya. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved