Breaking News:

Kronologi Anggota Kopassus dan Polisi Cekcok Gegara Rokok di Papua

rekaman video memperlihatkan sejumlah anggota Satgas Nanggala Kopassus dan anggota polisi Satgas Amole terlibat bentrok di Papua, viral di media ...

Istimewa
Kasatgas Humas Nemangkawi Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Sebuah rekaman video memperlihatkan sejumlah anggota Satgas Nanggala Kopassus dan anggota polisi Satgas Amole terlibat bentrok di Papua, viral di media sosial.

Padahal, kedua pihak tersebut sama-sama tengah memerangi Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Papua.

Terkaik hal itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan kejadian tersebut berlangsung di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua pada Sabtu (27/11/2021).

Menurutnya, bentrokan itu disebabkan adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak yang berujung adanya cekcok.

Masalahnya berkaitan dengan transaksi jual-beli rokok.

Baca juga: Video 19 Detik Gisella Anastasia Viral Bikin Netizen Ingat Nobu, Kini Rela Direkam Demi Wijin

Baca juga: Daftar Besaran Gaji Pensiun PNS di Indonesia, Janda Pensiun PNS Dapat Segini

Baca juga: Durasinya Pendek tapi Video Goyang Gisel Cuma Pakai Tanktop Kain Melilit Pinggang Ngehit di TikTok

Baca juga: Ashanty Sampai Teriak saat Tahu Artis Cepu Jennifer Jill, Syok Begitu Terungkap Identitas Aslinya

"Kesalahpahaman tersebut berawal dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 yang sedang berjualan rokok," kata Kamal saat dikonfirmasi, Senin (29/11/2021).

Saat berjualan, kata Kamal, datanglah 20 orang pembeli yang ternyata merupakan personel dari Nanggala Kopassus.

Mereka protes dengan harga rokok yang dijual oleh personel Satgas Amole.

Hal inilah yang mendasari personel Nanggala Kopassus melakukan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam personel Satgas Amole.

"Selanjutnya tiba Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok dan komplain mengenai harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 penugasan.

Selanjutnya dan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam Personel Amole Kompi 3 Penugasan," jelasnya.

Namun demikian, Kamal mengatakan kasus tersebut merupakan kesalahpahaman antara personil Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole.

Baca juga: 7 Doa Pagi Hari yang Mustajab Sebagai Pembuka Rezeki yang Halal dan Keberkahan Hidup

Baca juga: Terungkap Camelia Malik Ternyata Tergila-gila ke Rhoma Irama, Mia: Tapi Dia Kok Enggak?

Baca juga: TKW Indonesia ini Hidup Makmur setelah Dinikahi Pria Arab, Dulu Dikira Jadi Pembantu Kini Juragan

Baca juga: Agar Tahan Lama dan Bercinta Lebih Berkah, Baca Doa ini Sebelum Berhubungan Suami Istri

"Pimpinan masing-masing setelah menerima laporan, langsung berkoordinasi untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut.

Saat ini permasalahan tersebut telah diselesaikan secara damai. Selanjutnya, tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan," tukasnya.

Pasca kejadian tersebut, situasi di Kabupaten Mimika khususnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 di depan Mess Hall, Timika, Papua, kini telah aman dan kondusif.

(*/ BangkaPos.com/ Tribunnews.comTribun-Medan.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved