Breaking News:

Berita Sungailiat

44 Kades Resmi Dilantik, Mulkan Harap Kades Terpilih Dapat Selesaikan PR Kades Sebelumnya  

Bupati Bangka, Mulkan melantik dan mengukuhkan 44 kepala desa yang ada di Kabupaten Bangka, Selasa (30/11/2021) di Gedung Sepintu Sedulang, Sungailiat

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Bupati Bangka, Mulkan saat melantik dan mengukuhkan 44 kepala desa baru yang ada di Kabupaten Bangka, Selasa (30/11/2021) di Gedung Sepintu Sedulang, Sungailiat.(Bangkapos/Arya Bima Mahendra) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka, Mulkan melantik dan mengukuhkan 44 kepala desa yang ada di Kabupaten Bangka, Selasa (30/11/2021) di Gedung Sepintu Sedulang, Sungailiat, Bangka.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopminda Bangka, Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat dan masih banyak lagi.

Selain itu, dilakukan juga pelantikan TP-PKK yang ada di tingkat desa di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.

Diketahui sebelumnya bahwa 44 kades tersebut telah dipilih oleh masyarakat pada saat pelaksanaan pilkades serempak pada 13 Oktober 2021 lalu.

Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka, Thony Marza berharap para kades yang telah dilantik pada hari ini dapat menjadikan desanya sebagai desa yang inklusif.

"Harapan kami para kades ini dapat menjalankan tugasnya, karena dewasa ini memimpin masyarakat perlu pendekatan-pendekatan yang bagus dan dapat melibatkan semua pihak," kata Thony.

Dengan begitu, segala kepentingan yang ada di desa dapat melibatkan semua pihak.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan meminta para kades yang telah dilantik agar dapat menyelesaikan tugas-tugas atau PR yang tidak dapat diselesaikan oleh kades sebelumnya.

Salah satunya adalah perihal tapal batas di sejumlah desa yang tak kunjung menemukan jalan keluar.

"Dari 62 desa yang ada di Kabupaten Bangka, baru sekitar 20 lebih desa yang menyelesaikan masalah tapal batasnya," ucap Mulkan.

Oleh karena itu, dirinya meminta para kades baru agar dapat menyelesaikan permasalahan yang sudah berlarut-larut tersebut.

Dirinya khawatir, permasalahan terkait tapal batas ini akan berdampak kedepannya terhadap perkembangan dan kemajuan desa itu sendiri.

"Jangan sampai tapal batas ini menjadi suatu masalah dalam kucuran dana desa dari pemerintah pusat kedepannya," tegasnya.

Selain itu, dirinya berharap agar kades yang baru ini dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada di desanya masing-masing. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved