Breaking News:

Berita Kriminalitas

Dakwaan JPU Dimentahkan, Ini Dalil Hakim Vonis Bebas Eks Bos BRI Capem Depati Amir Al Fajeri

Majelis hakim yang memeriksa perkara terdakwa Al Fajeritidak sependapat dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Anthoni Ramli
Sidang putusan terdakqa Jhon, yang dipimpin ketua majelis hakim Iwan Gunawan didampingi dua hakim anggota MHD Takdir dan Warsono, di ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Selasa (30/11/2021) sore 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Majelis hakim yang memeriksa perkara terdakwa Al Fajeri, eks Pincab BRI Cabang Pembantu (Capem) Depati Amir, tidak sependapat dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Alhasil, seluruh komposisi baik dakwaan primair ataupun subsidair JPU yang dialamatkan kepada terdakwa, dimentahkan majelis hakim yang diketuai Iwan Gunawan tersebut.

Selasa, (30/11/2021) malam, terdakwa Al Fajeri, dijatuhi vonis  bebas. Dirinya dinyatakan tidak terbukti bersalah sebagaimana dakwaan primair dan subsidair, JPU Kejari Bateng, Izhar.

Dari ruang Garuda Pengadilan Negeri PHI/Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, Iwan membeberkan beberapa poin pertimbangan majelis hakim hingga memutuskan menjatuhi vonis bebas terhadap terdakwa Al Fajeri.

Salah satunya, Al Fajeri tidak terbukti menerima fee baik dari dalang kasus korupsi tersebut Sugianto alias Aloy, maupun para Acount Officer (AO).

Al Fajeri juga dinyatakan tidak terlibat korporasi dalam kasus korupsi KMK BRI yang menelan kerugian sebesar Rp 43 miliar tersebut.

Selain itu, langkah yang dilakukan  Al Fajeri, melakukan On The Spot (OTS) ke sejumlah objek agunan debitur, merupakan langkah yang tepat, kendati bukan menjadi kewajiban dirinya sebagai pincab.

Mengingat, tugas OTS tersebut merupakan kewajiban Acount Officer (AO).

"Majelis hakim tidak sependapat dengan dakwaan JPU, dikarenakan terdakwa tidak terbukti menerima fee dari KMK, baik dari Aloy maupun para debitur. Selain itu langkah OTS yang dilakukan terdakwa, sudah benar untuk memastikan ada atau tidaknya pemilik serta objek anggunan tersebut," kata Iwan memaparkan pertimbangan hukum dalam putusannya.

Lanjut Iwan, terdakwa Al Fajeri juga tidak mengetahui AO BRI Cabang Pembantu Depati Amir, Desta menera fee pencairan KMK,  dari terpidana Sugianto alias Aloy.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved