Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Nataru, Pemkot Pangkalpinang Sediakan Dua Isoter, Ini Lokasinya

Antisipasi lonjakan kasus covid-19 jelang dan pasca libur natal dan tahun baru, Pemerintah Kota (Pmekot) menyediakan dua isolasi terpadu (Isoter).

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ilustrasi saat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta rombangan meninjau langsung isoter di SKB Tuatunu yang masih dalam proses rehab atau perbaikan pembangunan, Senin (25/10/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Antisipasi lonjakan kasus Covid-19 jelang dan pasca libur natal dan tahun baru, Pemerintah Kota (Pmekot) menyediakan dua isolasi terpadu (isoter).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi menyebut saat ini isolasi terpadu (Isoter) di eks Puskesmas Girimaya tetap difungsikan untuk merawat pasien tanpa gejala di Pangkalpinang.

Apalagi kata Dedi, saat ini isoter di SKB Tua Tunu yang sejak kemarin dibangun sudah rampung selesai.

Hanya saja, Dedi menyebut secara kefungsiannya isoter Tua Tunu masih menunggu SK penunjukan tempat dari Wali Kota Pangkalpinang dulu.

"Jadi untuk isoter ini memang kami siapkan dua, untuk mengantisipasi lonjakan kasus jelang dan pasca libur Nataru, untuk yang isoter Tua Tunu kami masih menunggu surat dari Wali Kota untuk penunjukan tempat baru akan kami fungsikan," jelas Dedi kepada Bangkapos.com, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: IRT di Pangkalpinang Gasak Uang Rp10 Juta Milik Pedagang, Hasil Maling Habis Untuk Pesta Ulang Tahun

Baca juga: BREAKING NEWS, Tragis Dua Mobil Pick Up Tabrakan Adu Kambing, Dua Sopir Tewas Terjepit

Dedi mengatakan, hingga saat ini kedua isoter tersebut kosong, tidak ada orang terkonfirmasi positif covid-19 yang dirawat.

"Kalau isoter yang di eks Puskesmas Girimaya tadinya sisa satu terus hari ini selesai jadi sudah kosong, untuk isoter Tua Tunu seja fisik semuanya sudah selesai, sudah dilengkapi tempat tidur tinggal kita fungsikam saja," bebernya.

Ilustrasi saat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta rombangan meninjau langsung isoter di SKB Tuatunu yang masih dalam proses rehab atau perbaikan pembangunan, Senin (25/10/2021)
Ilustrasi saat Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam beserta rombangan meninjau langsung isoter di SKB Tuatunu yang masih dalam proses rehab atau perbaikan pembangunan, Senin (25/10/2021) (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Menurutnya, jika nanti ada pasien terkonfirmasi positif covid-19 tanpa gejala yang meminta diisolasi akan diarahkan ke isoter Tua Tunu saja.

"Jadi memang itu kita siapkan untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus covid-19 baik jelang maupun pasca Nataru nanti. Karena yang kita khawatirkan ada orang luar yang masuk Kota Pangkalpinang membawa virus covid-19 varian baru itu," jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan Maut Tewaskan Dua Sopir, Begini Kronologisnya

Baca juga: Suami Tiga Hari Tak Pulang dan Hanya Diberikan Rp35000, IRT Nekat Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Namun Dedi mengatakan, isoter di eks Puskesmas Girimaya juga masih tetap difungsikan untuk mensiagakan kemungkinan yang akan terjadi.

"Dua-duanya isoter tetap kita siagakan, apabila nanti pasca Nataru ini ada lonjakan kasus. Pada intinya Pemerintah Kota siap kita antisipasi sejak sekarang," tuturnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved