Rabu, 20 Mei 2026

Doa

Doa Agar Terhindar dari Bencana Alam, Banjir, Tanah Longsor Hingga Genung Meletus

Untuk menghindari terjadi musibah dan bencana hendaknya kita benar-benar memhami bahwa sebab turunnya musibah dan bencana akibat kesyirikan dan ...

Tayang:
Kolase Tribunstyle/ Tribunnews & Instagram @jktinfo
Doa saat banjir bandang, kumpulan doa terhindar dari bencana alam. 

BANGKAPOS.COM -- Berikut ini bacaan doa agar dihindarkan dari bencana, dari tanah longsor, banjir, dan bencan lainnya. 

Akhir tahun menjadi salah satu momen yang perlu diwaspadai oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini lantaran Indonesia masuk di dalam musim penghujan dan rawan mengalami bencana.

Terletak di daerah tropis dengan diapit dua samudra dan merupakan negara kepulauan membuat Indonesia rawan mengalami musibah.

Berbagai bencana alam terjadi di Tanah Air, mulai dari gempa bumi, tanah longsor, banjir, air laut pasang hingga gunung meletus.

Baca juga: Agar Berkah, ini Bacaan Doa Sebelum Belajar dan Sesudah Belajar Beserta Artinya

Baca juga: Doa Pagi Mustajab Pembuka Rezeki dan Keberkahan Hidup, DIbaca Setelah Sholat Dhuha

Untuk menghindari terjadi musibah dan bencana hendaknya kita benar-benar memhami bahwa sebab turunnya musibah dan bencana akibat kesyirikan dan kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia.

Hendaknya kita melakukan muhasabah dan segera kembali kepada Allah serta menghentikan kesyirikan dan kemaksiatan.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalahdisebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Asy Syura: 30).

Bisa jadi Allah kirimkan bencana dan musibah kepada manusia agar manusia takut kepada Allah dan agar kaum muslimin kembali kepada Allah dan menghentian kesyirikan dan maksiat.

Allah berfirman,

وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا

“Tidaklah Kami mengirim tanda-tanda kekuasaan Kami kecuali untuk menakut-nakuti“. (Al-Isra’ : 59)

Baca juga: Tata Cara dan Bacaan Sujud Sahwi jika Lupa Rakaat Dalam Sholat, Setelah Salam atau Sebelum Salam ?

Baca juga: Bacaan Doa Menghilangkan Pikiran Kotor dan Negatif, Agar Tidak Merugikan Diri Sendiri dan Orang Lain

Selain bertawakal atau berserah diri kepada Allah, maka kita harus membentengi diri kita dengan berdoa.

Berikut doa yang dapat kita lafazkan agar terhindar dari bencana alam.

1. Doa saat hujan deras menurut HR. Bukhari

Silahkan membaca doa agar tidak banjir di bawah ini agar tetap merasa aman dan dapat terhindar dari banjir.

"Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari."

Arti: "Ya Allah, turunkan lah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan."

2. Doa ketika mendengar petir menurut HR. Imam Malik

Doa Hujan deras sering dibarengi dengan petir yang keras dan terasa mengancam.

Baca juga: Agar Tahan Lama dan Bercinta Lebih Berkah, Baca Doa ini Sebelum Berhubungan Suami Istri

Baca juga: Bacaan Doa Menghilangkan Jerawat Lengkap, Termasuk Tips Mengatasi Jerawat

Kita bisa membangun ketenangan batin dengan memanjatkan doa di bawah ini.

"Subhaanalladzii yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih."Doa Saat Hujan Deras untuk Memohon Agar Tidak Terjadi Bencana

Arti: Maha Suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbihlah halilintar dan para malaikat karena takut kepada-Nya.

3. Doa ketika hujan lebat disertai angin kencang

Berdasarkan HR. Imam Muslim kita dapat membaca doa agar terhindar banjir di bawah ini pada saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

"Alloohumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih."

Arti: Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.

Baca juga: Bacaan Doa dan Amalan Menita Jodoh Baik untuk Laki-laki Maupun Perempuan

Baca juga: Doa Singkat Nabi Muhammad SAW dalam Menyembuhkan Penyakit, Dimulai Baca Bismillah Tiga Kali

4. Doa agar terhindar dari bencana

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ, وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ, وَفَجْأَةِ نِقْمَتِكَ, وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

Allahumma innii a'uudzubika min zawaali ni'matika, watahawwuli'aafiyatika, wafaj-ati niqmatika, wajamii'i sakhotika

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lenyapnya nikmat-Mu, dari beralihnya keselamatan (yang merupakan anugerah)-Mu; dari datangnya siksa-Mu (bencana) secara mendadak, dan dari semua kemurkaan-Mu”. (HR.Muslim)

Dikutip dari waktakotalive.com, maksud dari kata-kata (فَجْأَةِ نِقْمَتِكَ) “siksa yang tiba-tiba” adalah bencana dan musibah yang tiba-tiba, hal ini lebih parah daripada bencana yang tidak datang tiba-tiba.

Syaikh Abdul Mushin Az-Zamili menjelaskan,

ﻓﺠﺄﺓ ﺍﻟﻨﻘﻤﺔ ﺃﻭ ﻓﺠﺎﺀﺓ ﺍﻟﻨﻘﻤﺔ ﻣﻦ ﺑﻼﺀ ﺃﻭ ﻣﺼﻴﺒﺔ ﻳﺄﺗﻲ ﻋﻠﻰ ﻓﺠﺄﺓ ﺑﺨﻼﻑ ﻣﺎ ﺇﺫﺍ ﺳﺒﻘﻪ ﺷﻲﺀ ﺑﺄﻥ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻓﺠﺄﺓ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﺧﻒ

“Siksa yang tiba-tiba yaitu berupa bencana atau musibah yang datang secara mendadak.Tentunya berbeda dengan musibah yang didahului oleh sesuatu (sebagai awalnya semisal penyakit) dan tidak mendadak, hal ini lebih ringan perkaranya.”. (Syarh Bulughul Maram)

Baca juga: Doa Pelebur Dosa Zina dan Dosa Lainnya, Termasuk 7 Cara Hijrah dan Bertaubat

Baca juga: Terlanjur Berzina di Masa Lalu, Apakah Wanita Harus Mengakui Setelah Menikah, Ini Kata Buya Yahya

Baca juga: Bacaan Doa ini Bikin Setan Putus Asa, Tak Berani Lagi Menggoda Hingga Sebut Manusia Cerdas & Pintar

Waktu Mustajab Memanjatkan Doa

Berikut 4 waktu mustajab untuk berdoa, mulai dari saat sujud hingga sepertiga malam.

Doa menjadi senjata bagi umat muslim untuk mencapai harapan yang diinginkan.

Allah SWT sangat mencintai hambanya yang berdoa. Bahkan, Allah berjanji akan mengabulkan doa-doa para hambanya. Dalam Quran Surat Ghafir ayat 60, Allah SWT berfirman:

Arab: ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: Berdoa lah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka jahannam dalam keadaan hina dina.

Di dalam menjawab doa hambanya, Allah SWT memiliki tiga cara.

Yang pertama, Allah akan langsung mengabulkannya doa hambanya di dunia. Yang kedua Allah akan mengabulkannya di akhirat. Atau jika tidak, maka Allah akan menggantinya dengan menjauhkan hamba dari musibah.

Baca juga: Bacaan Doa Setelah Sholat Isya dan Amalan yang Dilengkapi Latin & Artinya

Baca juga: Doa - doa Ketika Terlilit Utang, Doa Diberi Nikmat dan Doa Agar Dibukakan Pintu Rezeki

Baca juga: Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah, Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Nabi Muhammad Saw. bersabda:

“Tiada seorang berdo’a kepada Allah dengan suatu do’a, kecuali dikabulkanNya, dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa.” (HR. Ath-Thabrani)

Salah satu adab berdoa diterangkan dalam Al-Qur'an: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS Al-A'raf: 55-56).

Lantas kapan waktu paling baik seorang hamba memanjatkan doa pada Allah SWT?

1. Sepertiga malam terakhir

Sepertiga malam terakhir merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Bahkan merupakan waktu yang paling mustajab.

Sebab Rasulullah mensabdakan terkabulnya doa di waktu itu.

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir di setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Siapa saja yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa saja yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberi, siapa saja yang memohon ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sepertiga malam terakhir inilah waktu paling utama untuk menunaikan sholat tahajud.

2. Usai sholat 5 waktu

Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِرُ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ

“Ya Rasulullah, doa manakah yang didengar Allah?” Beliau menjawab, “(Doa pada) akhir malam dan setelah sholat maktubah (sholat wajib)” (HR. Tirmidzi; hasan)

Banyak ulama menjelaskan bahwa maksud hadits ini adalah doa sebelum salam. Namun Imam Nawawi mencantumkan hadits ini dalam kitab Al Adzkar pada bab Dzikir-Dzikir Setelah Sholat.

3. Antara adzan dan iqomah

Doa antara adzan dan iqomat juga tidak akan ditolak oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Waktu antara adzan dan iqomat merupakan waktu mustajab untuk berdoa.

لاَ يُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ahmad; shahih)

Karenanya, sungguh beruntung orang-orang yang datang ke masjid di awal waktu, sehingga ia bisa shalat sunnah dan berdoa antara adzan dan iqomat. Ada pun yang terlambat atau masbuq, ia telah kehilangan waktu yang sangat berharga untuk terkabulnya doa.

4. Saat sujud dalam shalat

Sujud merupakan waktu mustajab untuk berdoa. Karenanya banyak ulama memperpanjang sujud dalam sholat sunnah untuk memperbanyak doa di waktu itu.

Adapun dalam sholat lima waktu, waktu sujud harus disesuaikan dengan kondisi jamaah agar tidak memberatkan.

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim)

(*/ TribunStyle.com / TribunKaltim.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved