Breaking News:

Ikut Tahap Wawancara dari Tim Penilai, Bangka Belitung Berpotensi Raih Penghargaan KUR 2021

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi meraih Penghargaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2021

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
Diskominfo Babel
Video conference menggunakan aplikasi Zoom meeting, di Ruang Vidcon, Kantor Gubernur Babel, Rabu (1/12/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi meraih Penghargaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. 

Kepulauan Bangka Belitung bersama 5 Provinsi lainnya dan 12 kabupaten/kota, berhasil melaju ke tahap wawancara seleksi tahap III penilaian penghargaan KUR Tahun 2021.

Hasil wawancara ini menjadi penentu bagi daerah, untuk meraih penghargaan tertinggi atas pengoptimalan KUR di daerah. 

Tahap wawancara diikuti langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, dengan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Tim Penilai, melalui video conference menggunakan aplikasi Zoom meeting, di Ruang Vidcon, Kantor Gubernur Babel, Rabu (1/12/2021). 

Di hadapan para Tim Penilai yang terdiri dari Kemenko Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Keuangan, Gubernur Babel Erzaldi Rosman dalam kesempatan itu menjelaskan, Kepulauan Bangka Belitung dalam upayanya agar KUR ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung lebih mengedepankan kolaborasi dan sinergi antara Perbankan, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Anggara (DJA) Kementerian Keuangan Babel, dengan pemerintah provinsi untuk melakukan percepatan penyerapan KUR, agar langsung berkoordinasi dengan masing-masing dinas sesuai dengan klusternya dan dilakukan evaluasi empat bulan sekali. 

Pemprov. Babel juga berkoordinasi dengan OJK dan BPS terkait data KUR yang ada di perbankan dan jumlah penerima KUR di masing-masing daerah. 

Terkait sosialisasi kepada masyarakat penerima manfaat KUR, pihaknya mengedepankan tenaga fungsional di dinas masing masing, dengan melakukan wawancara sekaligus pembinaan tentang produk yang akan mereka kembangkan melalui KUR. 

Pendampingan juga dilakukan secara menyeluruh, tidak saja mendampingi mereka untuk bertanggungjawab mengembalikan KUR, tetapi tingkat keberhasilan KUR juga menjadi perhatian dalam program ini. 

Untuk lebih memantapkan program KUR, khusus untuk sektor pertanian di Kepulauan Bangka Belitung dilakukan upaya jemput bola, dengan melakukan eksistensi langsung dengan para calon debitur yang notabene adalah para petani maupun peternak. 

Caranya adalah dengan sebelumnya melakukan konsolidasi dengan para offtaker atau calon pembeli.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved