Breaking News:

Berita Kriminalitas

IRT di Pangkalpinang Gasak Uang Rp10 Juta Milik Pedagang, Hasil Maling Habis Untuk Pesta Ulang Tahun

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung tak berkutik saat ditangkap aparat kepolisian di kediamannya

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Ist/Polres Pangkalpinang
Anggi (25) hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan oleh Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang, Selasa (30/11/2021) siang. Dia diamankan karena melakukan pencurian uang dan laptop beberapa waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung tak berkutik saat ditangkap aparat kepolisian di kediamannya, Selasa (30/11/2021) siang.

Anggi (25) warga Kelurahan Tuatunu Indah, Kecamatan Gerunggang diamankan Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang usai terekam Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas saat mencuri uang sebesar Rp10 juta milik seorang pedagang di Pasar Pembangunan Pangkalpinang pada 20 November 2021 lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, pelaku melakukan pencurian usai membeli tempe di pasar tersebut. 

Saat melintas di depan ruko dan mengetahui Ahmad Syariffuddin sedang tertidur pelaku langsung menggasak uang yang tersimpan dalam tas selempang milik korban.

“Melihat hal tersebut pelaku langsung masuk ke dalam ruko dan mengambil tas selempang milik korban yang berisikan uang tunai,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS, Tragis Dua Mobil Pick Up Tabrakan Adu Kambing, Dua Sopir Tewas Terjepit

Baca juga: BREAKING NEWS : Kecelakaan Maut Tewaskan Dua Sopir, Begini Kronologisnya

Saat diamankan, kata Adi Putra, residivis ini sempat mengelak bahwa dirinya telah melakukan pencurian di kawasan tersebut. Namun setelah diinterogasi secara mendalam Anggi mengaku telah mencuri uang milik Ahmad.

Namun uang hasil curian tersebut telah ludes dia gunakan untuk membeli buket hingga lemari merayakan ulang tahun sahabatnya.

“Uang hasil curian tersebut pelaku gunakan untuk membeli barang-barang berupa tiga buah bunga hiasan dengan warna hitam, kuning, dan satu buah lemari warna merah muda. Sisanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Adi Putra.

Anggi (25) hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan oleh Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang, Selasa (30/11/2021) siang. Dia diamankan karena melakukan pencurian uang dan laptop beberapa waktu lalu.
Anggi (25) hanya bisa tertunduk lesu saat diamankan oleh Tim Buru Sergap Naga Polres Pangkalpinang, Selasa (30/11/2021) siang. Dia diamankan karena melakukan pencurian uang dan laptop beberapa waktu lalu. (Ist/Polres Pangkalpinang)

Tak hanya itu saja sambung Kasat Reskrim, ternyata Anggi mengaku telah melakukan pencurian satu unit laptop di sebuah kos-kosan di Kawasan Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui pada 19 November 2021 lalu.

“Laptop itu juga telah jual kepada seseorang di daerah Desa Petaling, Kabupaten Bangka dengan harga sebesar Rp2,5 juta,” sebutnya.

Baca juga: Suami Tiga Hari Tak Pulang dan Hanya Diberikan Rp35000, IRT Nekat Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Baca juga: Anggap Pengurusan Perizinan Perumahan Penting, Gandhi Nilai Pemerintah Tidak Bisa Lagi Tutup Mata

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa satu unit sepeda motor warna hitam, satu buah helm warna hitam, satu buah jaket warna hitam, satu buah lemari warna merah muda, tiga buah bunga hiasan warna hitam, kuning dan merah muda serta satu unit laptop warna hitam.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah digiring ke Polres Pangkalpinang untuk menjalani pemeriksaan. Akibat perbuatannya kini perempuan 25 tahun ini dijerat dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian.

“Ancaman pidana penjara maksimal lima tahun,” tandas Adi Putra.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved