Breaking News:

Banyak Lansia di Pangkalpinang Tak Dapat Terima Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya

Kepala Kepolisian Resor Pangkalpinang, AKBP Dwi Budi Murtiono mengaku, banyak masyarakat lanjut usia di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Pelaksanaan serbuan vaksin Covid-19 di Ruman Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (2/12/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Kepolisian Resor Pangkalpinang, AKBP Dwi Budi Murtiono mengaku, banyak masyarakat lanjut usia (Lansia) di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak dapat dilakukan vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, mereka tak dapat menerima vaksin Covid-19 karena memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

"Sebagian masyarakat seperti lansia memang tidak bisa divaksin karena terkendala penyakit seperti jantung dan stroke,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (2/12/2021).

Dwi Budi berujar, belakangan ini juga terjadi penurunan jumlah penerima vaksin di Kota Pangkalpinang. Hal itu lantaran hampir sebagian besar masyarakat telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

Akibatnya target harian vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat, yang mana sebanyak 3.904 orang harus divaksin setiap harinya gagal terpenuhi.

"Sebelumnya dalam sehari memang kita bisa memberikan vaksin kepada sekitar 2.000 orang lebih. Sekarang paling tinggi sekitar 900 orang per hari. Ini karena memang sebagian besar warga Pangkalpinang sudah divaksin. Jadi agak susah cari orang untuk divaksin," terang Dwi Budi.

Baca juga: Punya KTP Dengan Ciri-ciri Seperti Ini Dapat 5 Bantuan dari Pemerintah, Begini Cara Mengeceknya

Baca juga: Ngotot Lepas dari Indonesia, Timor Leste Malah Kewalahan Jika Indonesia Hentikan Pasokan Ini

Meskipun begitu, sambung dia, pihaknya juga terus melakukan program percepatan vaksin yang telah berjalan dengan baik selama ini.

Program itu yakni vaksin Covid-19 keliling, Serbuan Vaksin Siang dan Malam Hari (Busin Simahar), motor vaksin keliling hingga vaksin door to door atau dari rumah ke rumah.

Di sisi lain, Polres Pangkalpinang turut menyediakan kendaraan untuk angkut warga ke lokasi vaksinasi seperti ke Klinik Dokkes Polres Pangkalpinang.

"Strategi ini dilakukan untuk mendukung percepatan program pemerintah dalam mempercepat pencapaian vaksinasi," sebutnya.

Dimana sasarannya sendiri adalah memprioritaskan kepada lansia dan warga yang tidak memiliki akomodasi untuk ke tempat fasilitas pelayanan kesehatan. 

"Sasaran khususnya lansia yang tidak bisa bergerak jauh. Sehingga kami yang mendatangi," pungkas Kapolres. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved