Breaking News:

Dana Insentif Daerah 2022 Kabupaten Bangka Terjun Bebas, Hanya Rp14 M dari Sebelumnya Rp41 M

Alokasi Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Bangka pada tahun 2022 turun drastis hingga lebih dari 50 persen.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Bupati Bangka, Mulkan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Alokasi Dana Insentif Daerah (DID) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Bangka pada tahun 2022 turun drastis hingga lebih dari 50 persen.

Bupati Bangka, Mulkan menyebutkan bahwa pendapatan dana transfer DID mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dalam rancangan APBD tahun 2022, diketahui bahwa DID Kabupaten Bangka sebesar Rp.41.000.000.000, menjadi Rp.14.987.147.000,- atau turun sebesar Rp.26.012.853.000,- 

Sementara, DID Kabupaten Bangka pada tahun 2021 ini adalah sebesar Rp. 46 miliar lebih.

"Pada tahun 2022 nanti DID kita terjun bebas, biasanya dalam setahun bisa di atas Rp. 50 miliar ataupun Rp. 50 miliar kurang sedikit," kata Mulkan, Jumat (3/12/202).

Dengan begitu, Mulkan meminta seluruh stakeholder di Pemkab Bangka supaya dapat membantu mencari sumber pendapatan lain yang dapat menutupi kebutuhan belanja yang semakin tahun justru semakin besar.

"Kami akan sangat optimis kedepannya dalam menggali potensi-potensi yang ada di Kabupaten Bangka," jelasnya.

Baca juga: Timor Leste Mati-matian Ogah Pakai Bahasa Indonesia, Tapi Cuma 10% Rakyatnya Pakai Bahasa Portugis

Baca juga: Punya KTP Dengan Ciri-ciri Seperti Ini Dapat 5 Bantuan dari Pemerintah, Begini Cara Mengeceknya

Baca juga: Timor Leste Ngotot Lepas dari Indonesia, Kini Malah Kewalahan Jika Indonesia Hentikan Pasokan Ini

Lebih lanjut, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementrian PPN/Bapenas agar dapat mendorong DID untuk Kabupaten Bangka.

"Meski demikian, kami juga sangat memahami bahwa saat ini kondisi APBN Kita juga sedang tidak sehat," ujarnya.

Di samping itu, Mulkan menuturkan bahwa pada tahun 2022 nanti pemerintah Kabupaten Bangka akan sangat berfokus pada pemulihan ekonomi daerah.

Peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur sosial dengan menambah titik pemasangan lampu jalan dan perbaikan sejumlah ruas jalan juga akan menjadi perhatian pada tahun 2022 mendatang. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved