Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ini Pandangan Mantan Ketua DPRD Bangka Belitung Soal Kedudukan Dewan dengan Pemerintah Daerah

Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2009-2013 Ismiryadi menilai, DPRD adalah mitra pemerintah.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Tangkapan Layar
Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi bersama Mantan Ketua DPRD Bangka Belitung Ismiryadi saat menjadi narasumber Acara Ngopi 024 di DPRD Bangka Belitung saat dipandu Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto, Jumat (3/12/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2009-2013 Ismiryadi menilai, DPRD adalah mitra pemerintah.

Di mana DPRD memiliki kedudukan yang setara sebagai unsur penyelenggaraan pemerintah daerah yang memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Dewan itu sederhana yang tadi dibilang adalah mitra sejajar. Dewan melegislasikan ‘leges’ itu mengesahkan, Pemerintah provinsi itu adalah eksekutif. Selanjutnya tugas dewan dalam mengawasi apa yang sudah dieksekusi,” ungkap Ismiryadi saat menjadi narasumber Ngopi 024, Jumat (3/12/2021).

Dodot sapaan akrab Ismir menuturkan, pada prinsipnya ketika menjadi wakil rakyat yang duduk di parlemen itu sebenarnya tidak sulit.

Pada prinsipnya setiap pemimpin hanya meneruskan program pemimpin sebelumnya yang belum terlaksanakan.

Namun program tersebut harus dijalankan dan diteruskan dengan sebenar-benarnya. Karena setiap program itu telah disediakan pada era sebelumnya. Jangan sampai program tersebut mandek, karena jika berhenti harus dimulai dari awal kembali siapapun pemimpinnya.

“Seperti Pak Emron Pangkapi programnya penyiapan tentang infrastruktur termasuk gedung yang kita duduk ini termasuk Kantor Gubernur. Berikutnya mengisi sumber daya manusianya, berikutnya melanjutkan itu memperkaya sumber daya manusianya. Di era saya sudah meletakkan RPJMD Emas,” urai Dodot.

Baca juga: Tim Gakkum KLHK Wilayah III Sumatera Tetap Empat Tersangka Penambang Ilegal di DAS Bukit Mangkol

Baca juga: Kabar Gembira, Presiden Naikkan Tunjangan PNS, Ini Besaran dan Kriteria Penerimanya

Dodot menegaskan, Bangka Belitung memang memiliki potensi yang besar untuk membangun sektor pariwisata. Hal itu setelah ditetapkan menjadi daerah destinasi wisata ketiga se-Indonesia setelah Bali dan Lombok pada tahun 2011 silam.

Artinya potensi Bangka Belitung sudah ada di mata pemerintah pusat, namun begitu kenyataannya di lapangan semua merangkak untuk mencari daerah destinasi itu sampai ketemu dan belum ketemu sampai sekarang.

“Jadi saya pikir saya siap untuk mengawal, mempelajari dan memberi dukungan kepada DPRD untuk teruskan siapapun  pemimpinnya ke depan,” cetusnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved