Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tim Gakkum KLHK Wilayah III Sumatera Tetap Empat Tersangka Penambang Ilegal di DAS Bukit Mangkol

KLHK Wilayah III Sumatera telah melakukan penanganan terhadap pelaku penambangan ilegal di kawasan daerah aliran sungai (DAS) dan hutan di Provinsi Ke

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Ist/Haryanto
Pelaku penambangan yang diamankan oleh Tim Gakkum KLHK Wilayah III Sumatera di Bukit Mangkol pada 10 November 2021 lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah III Sumatera telah melakukan penanganan terhadap pelaku penambangan ilegal di kawasan daerah aliran sungai (DAS) dan hutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Setidaknya pada Rabu (10/11/2021) lalu, Tim Gakkum KLHK Wilayah III Sumatera berhasil mengamankan empat pelaku penambangan ilegal yang beroperasi di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Mangkol.

Kepala Seksi Wilayah III Balai Gakkum KLHK Sumatera, Haryanto saat diwawancarai melalui panggilan telepon menyatakan saat tim melakukan penanganan, ternyata ada enam titik yang eksploitasi oleh pelaku penambangan ilegal.

"Saat tim melakukan penyelidikan di lapangan (Bukit Mangkol -red) tim mengetahui ada enam titik yang merupakan kawasan DAS dan hutan yang digarap oleh pelaku," kata Haryanto kepada bangkapos.com pada Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Guru Honorer Diminta Siap Hadapi Seleksi Tahap 2 PPPK, 189 Formasi Belum Terisi di Pangkalpinang

Baca juga: Geliat Ekonomi Menunjukan Gairah, Namun PAD Bangka Belitung Tak Optimal, Ini Ulasan Akademisi

Menurutnya, dari operasi yang dilakukan, didapati empat orang pelaku yang melakukan penambangan ilegal dan tidak memiliki izin.

Haryanto menyebutkan penanganan dilakukan setelah adanya laporan dari pengelola Tahura Bukit Mangkol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang melaporkan adanya kegiatan tambang ilegal dan diketahui tak memiliki izin.

"Karena tidak memiliki izin dan beraksi secara ilegal, kami langsung melakukan penyelidikan dan didapati empat orang yang menambang secara ilegal dan segera diamankan," ujarnya.

Selama periode 2021, Haryanto mengakui jika pihaknya berhasil mengungkap satu kasus dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka atas penggarapan DAS dan hutan di Bukit Mangkol yang ditambang secara ilegal.

"Pada dasarnya penyelidikan tetap dilakukan, namun karena kami memiliki keterbatasan baik penyidik maupun waktunya sehingga saat ini kami baru menangani satu kasus," ujarnya.

Tak hanya itu dalam penanganan penambangan ilegal, kendala-kendala yang kerap dihadapi selain terbatasnya tim, empati dari masyarakat setempat juga terbilang acuh tak acuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved