Breaking News:

Muntok Masuk Kategori Siaga, Sandi Siagakan Personel TRC Di Kampung Ulu

Kampung Ulu, Kecamatan Muntok, Menjadi daerah yang kerap dilanda banjir.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kepala BPBD Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kampung Ulu, Kecamatan Muntok, Menjadi daerah yang kerap dilanda banjir.

Karenanya daerah inimendapat perhatian khusus dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bangka Barat.

Diketahui untuk Kecamatan Muntok guyuran hujan yang terjadi sejak malam hari, hingga kini hujan dengan intensitas sedang belum kunjung reda.

Dari data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Depati Amir Pangkalpinang, untuk Kecamatan Muntok berstatus hujan lebat kategori 6 atau dalam keadaan siaga.

"Hari ini Muntok berada di siaga level 6, untuk kategori itu ada normal, waspada, siaga dan awas terang. Hal ini kita harus siaga tingkat tinggi, lalu yang kita takutkan itu curah hujan yang terus tinggi," ujar Kepala BPBD Bangka Barat, Achmad Nursandi, Minggu (05/12/2021).

Kondisi Kampung Ulu, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat yang terendam banjir, Selasa (18/05/2021).
Kondisi Kampung Ulu, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat yang terendam banjir, Selasa (18/05/2021). (Bangkapos.com/dokumentasi)

Baca juga: Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Musisi Idang Rasjidi Meninggal Dunia

Baca juga: Sebelum Meninggal, Idang Rasjidi Sempat ke Bangka dan Buat Film

Selain itu untuk Kampung Ulu diketahui merupakan daerah yang langganan banjir, bahkan pada Mei lalu Kampung Ulu sempat terendam banjir setinggi lutut kaki orang dewasa setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Memang kami pantau terus, termasuk perkiraan tinggi pasang laut. Tim kita juga TRC patroli di Kampung Ulu, lalu pintu air kita pantau juga. Sampai dengan sejauh ini masih aman, walaupun masih hujan," tuturnya.

Sandi mengatakan untuk ketinggian pasang air laut bahkan sempat berada di 4,1 meter, selain itu masyarakat khususnya di sekitar Kampung Ulu terus bekerjasama dengan mengantisipasi ketinggian air sungai.

"Terutama ketika hujan di malam dan dini hari, apalagi besok sampai Kamis tinggi pasang air laut berada di kisaran cukup tinggi. Terutama di Selasa dan Rabu, jadi kami harap masyarakat aktif memantau dan kita harus waspada," katanya.

Sementara itu Sandi juga menghimbau kepada masyarakat, untuk berhati-hati khususnya kepada para nelayan agar untuk sementara tidak melaut dikarenakan faktor cuaca.

"Jangan beraktivitas di dekat aliran sungai, karena cukup deras juga kami lihat tadi. Lalu untuk nelayan kalau bisa ditunda dulu, sampai cuaca dan angin cukup mendukung. Lalu juga pengendara berhati-hati, karena ada beberapa titik genangan air dan jalan licin," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved