Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Rio Serap Curhat Masyarakat, Mulai BPJS hingga Sembako

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangkalpinang,  kembali melakukan reses. Reses kali ini dilakukan di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
istimewa
Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang, Rio Setiady saat melakukan reses di Kelurahan Kelurahan Bukitsari, Kecamatan Gerunggang, Minggu (5/12/2021). (Istimewa/Rio Setiady) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangkalpinang,  kembali melakukan reses. Reses kali ini dilakukan di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menyerap aspirasi masyarakat Kelurahan Bukitsari, Kecamatan Gerunggang Pangkalpinang, Minggu (5/12/2021).

Reses tersebut dihadiri Camat Gerunggang, Lurah Bukitsari dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang serta perwakilan RT dan RW setempat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang, Rio Setiady mengatakan, reses ini untuk melakukan penyerapan aspirasi masyarakat yang akan dioptimalkan oleh para wakil rakyat ini.

Menurut Rio, dalam kegiatan reses kali ini dirinya banyak mendapatkan curhatan dari masyarakat mulai dari program kesehatan yang diharapkan masyarakat sampai harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang naik belakangan ini.

“Dalam reses banyak masyarakat menyampaikan aspirasi mulai dari BPJS kesehatan, penataan Pasar Pagi, hingga kenaikan komoditi kebutuhan pokok seperti minyak goreng yang naik,” kata dia kepada Bangkapos.com, Minggu (5/12/2021).

Menanggapi berbagai keluh kesah masyarakat tersebut, Rio menuturkan, bahwa DPRD dan Pemerintah Kota Pangkalpinang telah mengalokasikan anggaran untuk kesehatan bagi masyarakat tak mampu.

Alokasi itu diserahkan kepada masyarakat dalam bentuk penerima bantuan Iuran atau PBI yang berkenaan dengan Pihak Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

“Maka masyarakat diminta proaktif untuk melakukan cek apakah kartu BPJS-nya aktif atau tidak. Ini agar dapat digunakan untuk berobat, jika tak mampu, maka bisa masuk ke PBI,” jelas Rio.

Di samping itu, perihal semrawutnya kondisi Pasar Pagi pihaknya telah mendorong pemerintah setempat untuk melakukan penataan ulang para pedagang. Namun hal itu kembali kepada kondisi keuangan daerah.

“Yang ini kita dorong pemerintah kota untuk melakukan penataan atau revitalisasi sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah,” sebutnya.

Kendati begitu, politikus PKS ini memastikan kegiatan reses seperti ini ke depannya akan terus dilakukan dan akan disandingkan pada kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

“Aspirasi dari kegiatan reses ini menjadi pokok pikiran DPRD yang akan di sinkronisasikan dengan Musrenbang untuk diusulkan menjadi kegiatan tahunan Pemerintah Kota Pangkalpinang,” tegasnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved