Breaking News:

Banjir Rob Jadi Tradisi, Ratusan Rumah di Pangkalpinang Diterjang Air Pasang Tahunan

Banjir Rob akibat pasang air laut kembali menerjang sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/12/2021) pagi.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: M Ismunadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Banjir Rob akibat pasang air laut kembali menerjang sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/12/2021) pagi.

Banjir kali ini terjadi di Kelurahan Pasir Putih, Kelurahan Opas Indah, Kelurahan Gedung Nasional Kecamatan Taman Sari dan Kelurahan Rejo Sari, Kecamatan Pangkalbalam akibat meluapnya air di Sungai Rangkui.

Ketinggian air tiga tempat tersebut bervariasi mulai dari mata kaki hingga lutut orang dewasa.

Sejumlah warga tampak sibuk mengevakuasi barang-barang mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Ada yang membuat tanggul menggunakan karung berisi pasir hingga menguras air dari dalam rumah mereka menggunakan peralatan seadanya.

Sedangkan anak-anak terlihat antusias bermain air di halaman depan rumah mereka bahkan mereka sampai berenang.

Solbiah (65) menyebut, banjir di kawasan tersebut sudah terjadi sejak pukul 09.00 WIB. Di mana air mulai masuk menggenangi halaman rumah mereka ketika pasang air laut.

Dia berujar, banjir rob memang sering terjadi ketika memasuki penghujung tahun atau tepatnya pada bulan Desember dan sudah menjadi tradisi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Warjo mengatakan, sedikitnya 354 rumah terdampak banjir rob di ibukota provinsi ini.

Rinciannya Kelurahan Rejosari, Kecamatan Pangkalbalam sebanyak 60 rumah, Kelurahan Opas Indah sebanyak 144 rumah, serta Kelurahan Gedung Nasional dan Kelurahan Pasir Putih sebanyak 150 rumah. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved