Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Banjir Rob Kian Parah, Kali Ini 792 Rumah Terendam, Warga Mesti Waspada

Banjir rob atau banjir akibat pasang air laut masih terus terjadi di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Kendaraan bermotor yang melintas saat banjir rob melanda di Jalan Raya Sungailiat-Pangkalpinang, tepatnya di Kawasan Jembatan Air Selindung pada Rabu (8/12/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Banjir rob atau banjir akibat pasang air laut masih terus terjadi di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Sejak Senin (6/12/2021) sampai Rabu (8/12/2021) banjir masih menggenangi sejumlah wilayah di ibukota Provinsi ini.

Bahkan banjir rob ini kian parah hingga merendam ratusan rumah yang ada di Pangkalpinang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandy menyebut, setidaknya banjir rob hari ini merendam 792 rumah.

“Banjir hari ini semakin meluas dan kini merendam 792 rumah,” kata dia kepada harian ini, Rabu (8/12/2021).

Dedi berujar, rincian wilayah yang diterjang banjir tersebut yakni Kelurahan Gedung Nasional RT 07 sebanyak 170 rumah, Kelurahan Opas Indah sebanyak 188 rumah.

Lalu, Kelurahan Pasir Putih RT 09 sebanyak 60 rumah, RT 06 sebanyak 70 rumah, RT 01 sebanyak 4 rumah dan RT 03 sebanyak 20 rumah.

Kemudian, Kelurahan Ampui sebanyak 16 rumah, Kelurahan Rejosari sebanyak 114 rumah, Kelurahan Ketapang sebanyak 50 rumah dan  Kelurahan Pasar Padi sebanyak 100 rumah.

“Jadi banjir ini merendam tujuh kelurahan yang ada di tiga kecamatan yang ada di Pangkalpinang,” terang Dedi.

Di sisi lain, lanjut dia, untuk ketinggian air sendiri bervariasi mencapai 10-50 sentimeter. Bahkan di sebagian wilayah mencapai sebetis orang dewasa.

“Untuk saat ini petugas masih bersiaga di lokasi banjir, karena dikhawatirkan apabila terjadi hujan lebat banjir masih kemungkinan akan terjadi,” ujarnya.

Kendati begitu, Dedi tak menampik bahwa pasang air laut berada pada titik tertinggi pada hari ini. Hal itu juga yang turut memperparah kondisi banjir di Pangkalpinang.

“Saya imbau masyarakat untuk waspada, karena memang cuaca akhir ini sangat ekstrem. Segera mungkin evakuasi barang-barang berharga untuk mengantisipasi banjir di keesokan hari,” tukasnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved