Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gelombang Tinggi Banyak Talud Pantai Pasir Padi Rusak, PUPR Siap Diperbaiki

Akibat gelombang tinggi, batu talud yang bertujuan mencegah abrasi serta sebagai penahan ombak di pantai Pasir Padi rusak

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Andini Dwi Hasanah
Akibat gelombang tinggi, batu talud yang bertujuan mencegah abrasi serta sebagai penahan ombak di pantai Pasir Padi itu rusak tak mampu lagi tahan air laut, Rabu (8/12/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Akibat gelombang tinggi, batu talud yang bertujuan mencegah abrasi serta sebagai penahan ombak di pantai Pasir Padi rusak, tak mampu lagi menahan air laut.

Bahkan beberapa tak lagi terlihat lantaran sudah roboh tergerus oleh ombak yang tinggi dan kencang.

Dengan demikian talud yang sudah tidak lagi berfungsi itu mengakibatkan air laut meluap hingga ke jalan bahkan masuk ke rumah warga sekitar.

Baca juga: Jasad Raju Warga Desa Belilik Mengambang di Jembatan Emas Pangkalpinang, Motor dan Hp Raib

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar menyebut, kejadian tersebut terjadi memang disebabkan oleh faktor alam yang selalu terjadi setiap akhir tahun.

Diakui Suparlan, tahun lalu yang disebabkan oleh hal serupa talud dan beberapa ruas jalan yang rusak sudah diperbaiki.

"Tahun kemarin waktu rusak sudah kami benarkan, jalan yang rusak juga kami benarkan, kalau memang ini rusak kembali setelah ini akan kembali kami benarkan nanti. Sudah risiko karena memang ini faktor alam yang memang tidak bisa kita hindari," sebut Parlan sapaan akrab Suparlan kepada Bangkapos.com, Rabu (8/12/2021).

Kata Parlan, setiap tahun talud itu memang dilakukan perbaikan lantaran setiap gelombang tinggi selalu mengalami kerusakan.

"Kami sudah perbaiki tahun kemarin, cuma kalau gelombang tinggi selalu melebihi talud itu dan rusak. Mau bagaimana lagi nanti akan kita perbaiki setelah ini," tuturnya.

Sementara banjir rob yang melanda dekat kawasan Pasir Padi tersebut, diakui Parlan memang kerap terjadi lantaran gelombang yang tinggi.

"Daerah itukan memang kalau pasang tinggi selalu banjir rob itulah, dan sebetulnya itu memang bukan wilayah pemukiman. Dan banjirnya juga tidak lama air laut surut ikutan surut banjirnya," jelas Parlan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved