Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kasus Korupsi Pengadaan Konstruksi Ferrocemet, Majelis Hakim Tetapkan Juadi Cs Ditahan

Surat penetapan penahanan ketiga terdakwa dibacakan ketua majelis Hakim Yunizar Kilat Daya, didampingi  dua Hakim anggota MHD Takdir dan Warsono

Penulis: Antoni Ramli | Editor: khamelia
Bangka Pos / Anthoni Ramli
Mengenakan kemeja putih terdakwa Juadi saat keluar dari ruang sidang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Usai mendengarkan kesaksian, tiga Pokja Pengadaan konstruksi ferrocemet kelompok tani Sejahtera Desa Kemuja dan Kelompok Tani Benua Cemerlang Desa Paya Benua Kecamatan Mendo Barat, majelis hakim menetapkan terdakwa Juadi Cs untuk ditahan.

Sebelumnya, di tingkat penyidik Kejari Bangka Bangka, ketiga terdakwa, Juadi selaku Pejabat Pengguna Anggaran (PPA) dan PPK, Johan Friyansah pelaksana dan Junaidi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) tidak ditahan.

Dengan pertimbangan ketiga terdakwa lantaran telah menyerahkan titipan uang pengganti seluruh kerugian negara.

Surat penetapan penahanan ketiga terdakwa dibacakan ketua majelis Hakim Yunizar Kilat Daya, didampingi  dua Hakim anggota MHD Takdir dan Warsono, di Pengadilan Negeri PHI / Tipikor Negeri Kelas 1A, Pangkalpinang, provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (8/12/2021) siang.

"Pengadilan Negeri kelas 1A kota Pangkalpinang menetapkan berdasarkan Undang Undang  nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagai berikut.
Menetapkan Terdakwa Juadi, Johan Friyansah, dan Junaidi Terhitung mulai tanggal 8 Desember majelis Hakim memerintahkan penetepan penahanan kepada para terdakwa," kata Yunizar Kilat membacakan, Amar penetapan penahanannya.

Usai penetapan tersebut, JPU Kejari Bangka, langsung mengeksekusi ketiga terdakwa ke Lapas Kelas 1A, Pangkalpinang, Kelurahan Tuatunu, Kecamatan Gerunggang.

Sebelum dieksekusi ke Lapas, ketiga terdakwa terlebih dahulu menjalani swab antigen

Sementara, Zaidan tim kuasa hukum terdakwa Juadi, mengaku keberatan atas penetapan penahanan kliennya tersebut.

Terlebih, sebelumnya kata Zaidan pihaknya telah melayangkan surat permohonan supaya kliennya
tidak ditahan seperti di tingkat penyidikan Kejari Bangka.

"Tentunya sebagai kuasa Hukum, kami keberatan atas penahanan ini. Karena kami sebelumnya telah melayangkan permohonan, dan di tingkat penyidikan kemarin klien kami juga tidak ditahan," kata Zaidan.

(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved