Breaking News:

Waspada Ombak Tinggi, Air Laut Pasir Padi Meluap Hingga ke Jalan

Disebabkan ombak air laut yang cukup tinggi di pantai Pasir Padi, Selasa (7/12/2021) pagi air meluap hingga ke jalan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: fitriadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Disebabkan ombak air laut yang cukup tinggi di pantai Pasir Padi, Selasa (7/12/2021) pagi air meluap hingga ke jalan.

Jalan aspal yang biasanya digunakan untuk akses menuju tempat wisata itu kini beberapa titiknya tergenang.

Beberapa titik tergenang cukup dalam, dan beberapa hanya genangan tipis saja.

Tak banyak orang yang nekat untuk melintasi kawasan tersebut, kecuali Yosi warga setempat yang memaksakan dirinya harus tetap melintasi genangan air laut tersebut.

Membawa serta galon dan tabung gas kosong Yosi dengan kendaraan roda duanya melewati genangan air di jalan dan hantaman gelombang air laut yang terus naik ke jalan.

Diakui Yosi banjir seperti ini kerap terjadi dua tahun terakhir, yang juga menggenang rumahnya.

"Biasanya dulu lima taun sekali banjir seperti ini, tabun kemarin banjir dan tahun ini juga banjir kita juga tidak tau kenapa seperti ini. Kalau di rumah airnya udah sampai betis," ujar Yosi saat ditemui Bangkapos.com.

Baca juga: Anak-anak Bermain dengan Buaya dan Ular Piton saat Banjir Rob Menerjang Pangkalpinang

Baca juga: Santuy Banget, Pria Ini Mandikan Buaya Peliharaan Saat Banjir, Anaknya Malah Tangkap Ular Piton

Baca juga: Rendam Ratusan Rumah Warga di Sungailiat, Nenek Masiah Sebut Banjir Rob Tahun Ini yang Terparah

Kata Yosi, sudah belasan tahun ia tinggal dekat kawasan pantai pasir padi, tak ada upaya pengungsian sebab untuk barang-barang masih bisa diselamtkan.

"Disinilah, kami mau ngungsi kemana yang penting barang-barang sudah diselamatkan. Setiap tahun juga seperti ini cuma yang rutin dua tahun terkahir belasan tahun kami disini," bebernya.

Sementara Royani mengakui air sudah hingga lutut menggenang rumahnya, dan ia juga sudah terbiasa menghadapi banjir rob yang kerap melanda rumahnya.

"Sudah resiko kami yang milih tinggal dekat pantai, mau gimana lagi usaha kami disini, jadi rumah kami buat panggung bawahnya banjir sampai lutut," ujar Royani. ( Bangkapos.com / Andini Dwi Hasanah )

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved